TribunKalteng/

Dituduh Lecehkan Ketua PBNU, Bupati Lamsel Dilaporkan ke Polisi, Kapolda Lampung: Akan Dimediasi

disebutkan bahwa perbuatan Zainudin itu dilakukan saat berpidato dalam acara Peringatan Hari Santri di Lapangan Citra Karya Kalianda, Lamsel.

Dituduh Lecehkan Ketua PBNU, Bupati Lamsel Dilaporkan ke Polisi, Kapolda Lampung: Akan Dimediasi
Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan dan Ketua Umum PB NU Said Aqil Siradj 

TRIBUNKALTENG.COM, BANDAR LAMPUNG - Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan resmi dilaporkan ke Polda Lampung terkait dugaan penghinaan terhadap Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj.

Kapolda Lampung, Inspektur Jenderal Suroso Hadi Siswoyo, mengatakan, laporan dari Forum Penegakan Kehormatan NU akan diterima dengan sebaik-baiknya. Kepolisian, kata Kapolda, akan mengedepankan upaya mediasi untuk menyelesaikan persoalan antara NU dengan Zainudin.

"Masalah ini tidak perlu untuk dibesar-besarkan atau saling balas pantun, dan sebagainya. Masalah ini harus disikapi dengan pendewasaan," kata Suroso di Mapolda Lampung, Selasa (24/10/2017).

Baca: Ini yang Terjadi Saat Putri Tidur dari Banjarmasin Terbangun Setelah 13 Hari Terlelap

Menurut Kapolda, tidak semua permasalahan perlu dibawa ke ranah hukum. Ia pun berharap warga nahdliyin bisa menahan diri dan tidak melakukan perbuatan melanggar ketertiban umum, terlebih melakukan pidana.

"Jika nantinya terlapor memang melakukan kesalahan, baiknya minta maaf. Dan, kepada pihak yang dinilai telah dihina juga sebaiknya bisa terima dengan lapang dada," kata Kapolda.

Pantauan Tribun di Mapolda, ratusan warga nahdliyin mendatangi Polda Lampung sekitar pukul 11.45 WIB, Selasa.

Turut hadir Sekretaris Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, Aryanto Munawar, dan Ketua Forum Penegak Kehormatan NU, M Irpandi.

Baca: Tarif Cukai Rokok Bakal Naik, Ini dampaknya pada Inflasi

Irpandi, yang mewakili warga nahdliyin dalam laporan ini, mengatakan, Bupati Zainudin dilaporkan melakukan empat perbuatan. Pertama, menuduh Said Aqil memecah-belah umat. Kedua, Zainudin disebut telah menista atau menghina para pendiri NU.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help