Kabar Kalimantan

Situs Sejarah Dayak Ditemukan, Bukti Perjuangan Masa Lalu

Hal ini diakui dengan adanya pengakuan oleh negara terhadap 8 orang sebagai veteran Tentara Nasional Kalimantan Utara (TNKU).

Situs Sejarah Dayak Ditemukan, Bukti Perjuangan Masa Lalu
IST
Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Sajingan Besar, Libertus, bersama tim Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP) menemukan parauman/bahaum situs sejarah Dayak Selako Sajingan Besar. 

TRIBUNKALTENG.COM, PONTIANAK - Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Sajingan Besar, Libertus, bersama tim Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP) menemukan parauman/bahaum situs sejarah Dayak Selako Sajingan Besar.

Situs ini ditemukan 10 Juli 2017 oleh pengurus dewan adat dan tim Ketimanggongan DAD Sajingan Besar.

Situs ini terletak di Dusun Batu Itam, Desa Sanatab Kecamatan Sajingan Besar, Border Aruk Sajingan.

Penemuan ini dapat dibuktikan dengan Pantak Pabuisan yang ada tertulis Parauman 1419 411.

Baca: Inilah Oran-orang Jenius yang Mampu Belajar Otodidak dan Menjadi Ahli di Bidangnya

"Selain itu terdapat pula Pantak Batu, serta sebuah batu besar yang datar tempat pertemuan para tokoh adat pada masa itu," kata Ketua FRKP, Br Stephanus Paiman OFM Cap, Senin (23/10/2017).

Parauman/Bahaum merupakan tempat pertemuan pengurus adat untuk menentukan hukum adat, budaya, rukun adat dan kerukunan masyarakat adat.

Para pemangku adat di Sajingan Besar sepakat untuk melestarikan lokasi tersebut, karena di tempat ini dapat membangkitkan kembali roh-roh nenek moyang mereka.

Saat konfrontasi dengan Malaysia, tokoh-tokoh dayak di Sajingan Besar berkumpul di tempat ini.

Mereka membuat ritual dan membatu TNI melawan tentara Malaysia.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help