TribunKalteng/

Kabar Dunia

Tentara Mesir Disergap Pasukan Militan, 53 Prajurit Tewas

Sejak beberapa tahun terakhir, otoritas Mesir melancarkan upaya militer untuk menumpas pemberontakan kelompok radikal Islam.

Tentara Mesir Disergap Pasukan Militan, 53 Prajurit Tewas
kompas.com
Ilustrasi - Lima makam kuno berusia sekitar 2.000 tahun di Bir esh-ShaghalaKementerian Benda Purbakala Mesir Lima makam kuno berusia sekitar 2.000 tahun di Bir esh-Shaghala 

TRIBUNKALTENG.COM - Lebih dari 50 anggota pasukan keamanan Mesir tewas dalam bentrokan dengan kelompok militan di kawasan Gurun Barat.

Anggota kelompok militan melepaskan tembakan ke arah pasukan gabungan polisi dan tentara -ketika pasukan keamanan Mesir bermaksud menggerebek persembunyian mereka di dekat oasis Bahariya, di barat daya Kairo.

Berdasarkan keterangan dari Kementerian Dalam Negeri ada 15 anggota anggota kelompok ekstremis Hasm, juga tewas dalam serangan tersebut.

Sejak beberapa tahun terakhir, otoritas Mesir melancarkan upaya militer untuk menumpas pemberontakan kelompok radikal Islam.

Hasm adalah kelompok bersenjata yang menurut pasukan keamanan Mesir merupakan sayap gerombolan bersenjata Ikhwanul Muslimin.

Namun khwanul Muslimin menyangkalnya.

Hasm juga dikenal sebagai satu dari beberapa kelompok yang melancarkan berbagai serangan di Mesir dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam kasus terakhir, pasukan keamanan diduga melakukan serangan penggerebekan itu setelah mendapat informasi tentang kemungkinan tempat persembunyian kelompok militan.

Namun, menurut sumber keamanan, konvoi mereka diserang oleh militan yang bersenjatakan roket peluncur granat dan bahan peledak buatan.

Sumber tersebut juga mengatakan, situasi menjadi lebih parah, karena gerilyawan lebih mengenal daerah itu.

Sementara, komandan pasukan keamanan mengalami masalah telekomunikasi yang buruk di padang pasir, hingga tidak dapat meminta bantuan darat dan udara.

Total, ada 53 anggota pasukan keamanan tewas. (KOMPAS.com)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help