TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

Teroris Letakkan Bom di Kantor Wali Kota Balikpapan, Jihandak TNI Turun Tangan

Tidak sampai 30 menit, bom tersebut lalu ditaruh ke dalam benda tersebut, langsung dibawa ke lapangan rumput hijau gedung Wali Kota Balikpapan.

Teroris Letakkan Bom di Kantor Wali Kota Balikpapan, Jihandak TNI Turun Tangan
Tribun Kaltim/Budi Susilo
Tim Jihandak TNI sedang menaklukan bom yang tergeletak di dekat tangga ruang dalam Gedung Wali Kota Balikpapan, Jalan Jendral Sudirman, Kamis (19/10/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, BALIKPAPAN - Sebuah bom tergeletak di dekat tangga ruang dalam Gedung Wali Kota Balikpapan, Jalan Jendral Sudirman, Kamis (19/10/2017).

Bom ini ditaruh oleh kelompok teroris ISIS. Kontan, adanya keberadaan bom tersebut, tim Jihandak TNI Kodam Mulawarman diterjunkan dengan membawa berbagai perlengkapan penjinak bom.

Baca: Hindari Lima Hal Ini Agar Kisah Cintamu Bahagia

Pengamatan Tribunkaltim.co sekitar pukul 11.00 Wita, dua orang berseragam tebal hijau anti bahan peledak mencoba mendekat, sambil membawa sebuah benda berbentuk trapesium yang ukurannya sekitar satu meter.

Benda trapesium itu ditenteng, dibawa mendekat ke titik bom. Tidak sampai 30 menit, bom tersebut lalu ditaruh ke dalam benda tersebut, langsung dibawa ke lapangan rumput hijau gedung Wali Kota Balikpapan.

Selama di lapangan, benda berisi bom tersebut diutak-atuk yang sampai 20 kemudian dijauhi dan akhirnya bom meledak dalam benda trapesium tersebut.

Baca: Usai Pria Indonesia, Muncul Bill Clinton di Daftar Peserta CPNS 2017

"Duaaar," bunyi bom begitu keras. Bunyi hanya sekali tetapi terdengar jauh hingga sampai 100 meter.

Usai meledak, tim Jihandak TNI menyatakan, situasi dan kondisi Gedung Wali Kota telah aman dari teror, area sudah bisa bebas dikunjungi.

Semua peristiwa tersebut hanyalah adegan saja meski semua properti yang dipakai dalam latihan itu adalah benda-benda yang sesungguhnya, benar-benar nyata.

Baca: Ombudsman RI Dorong Pemprov dan Pemkab se Kalteng Permudah Urusan Publik

Kolonel Infantri, Ketut Gede Wetan, Pejabat Sementara Kapendam Kodam VI Mulawarman, mengatakan, latihan ini dilakukan dibeberapa titik objek vital, baik di darat dan laut.

Tujuannya untuk mengantisipasi pencegahan aksi terorisme gerakan ISIS dari Philipina yang secara geografis berdekatan dengan Pulau Kalimantan.

Baca: Ketua DPRD Kolaka Utara Tewas dengan Luka Tusukan, Polisi Sebut Pelakunya sang Istri

"Latihan kami melaukan tindakan penindakkan membebaskan tawanan dari teroris dan tindakan pemulihan paska sandera teroris," ungkapnya.  (Tribunkaltim.co/Budi Susilo)
 

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help