TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

Pakai Helm Ojek Online, Kendaraan Ibu Ini Disetop Sopir Angkot

Lantaran di depan para sopir angkot ramai melakukan sweping terhadap driver online yang mengenakan atribut.

Pakai Helm Ojek Online, Kendaraan Ibu Ini Disetop Sopir Angkot
Twitter
Transportasi online 

TRIBUNKALTENG.COM, BALIKPAPAN - Siti (32) warga gang Mulya, Damai, Balikpapan Kota masih tak percaya dengan apa yang barusan ia alami. 

Saat melintas di kawasan Balikpapan Permai Jalan Jenderal Sudirman dirinya disetop paksa oleh para sopir angkot.

Baca: Angkot di Balikpapan Mogok lagi, Ternyata Ini Pemicunya

Kendaraannya disetop lantaran ibunya yang berusia 60 tahun memegang helm hijau berlambang salah satu jasa angkutan online. Belakangan diketahui, Siti merupakan istri dari seorang driver transportasi online (motor).

"Karena gak ada helm lagi di rumah. Ya, saya terpaksa pakai helm suami saya itu. Kebetulan suami saya lagi off, istirahat di rumah. Saya lho, habis dari rumah sakit, nemani ibu yang berobat di Gunung Malang," tuturnya.

Baca: Ada Pungutan Rp 1 Juta Untuk Sertifikat Program Jokowi di Kelurahan Langkai?

Sebelumya ia sudah diperingatkan warga di pinggir jalan untuk melepas helm yang dikenakan ibunya. Lantaran di depan para sopir angkot ramai melakukan sweping terhadap driver online yang mengenakan atribut.

"Saya minta ibu saya lepas helm dari kepalanya. Saya bilang pegang saja. Pikiran saya aman saja, apalagi saya perempuan. Tapi persis di depan toko smile, mereka (sopir) tetap berhentikan motor saya, mas," urainya.

Lanjut Siti, para sopir angkot tersebut berupaya mengambil helm yang dipegang ibunya. Adegan saling tarik menarik sempat terjadi. Dirinya mengaku sudah menyampaikan bahwa ia bukan driver gojek. Namun para sopir angkot tersebut tak menghiraukan.

"Ngga lama polisi datang, mas. Ia minta saya kasihkan saja helm itu. Ya, saya nurut saja. Daripada ibu saya kenapa-kenapa. Mereka langsung ambil itu helm, lalu banting helm di depan saya. Sampai pecah dan hancur," ungkapnya.

Baca: Fajar Sempat Cekik Adiknya Sebelum Ditemukan Jadi Mayat di Irigasi

Kepada Tribunkaltim.co, ia mengaku tak habis pikir dengan tindakan yang dilakukan para sopir angkot tersebut. Kemudian ia menelpon suaminya yang belakangan diketahui sudah setahun menjadi driver transportasi online.

"Saya kaget ditelepon istri. Langsung saya ke sini, khawatir terjadi apa-apa. Ya syukurnya istri dan mertua saya amanlah," kata Wisnu (32) yang juga merupakan petugas PMK Balikpapan Kota.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di kawasan Balikpapan Permai berangsur kondusif. Aparat kepolisian tampak masih siaga di pos polisi, begitu juga petugas Sishub.

Mereka juga tampak melayani beberapa warga yang terlantar lantaran angkot melakukan mogok masal menggunakan kendaraan mereka.(TribunKaltim.co/Muhammad Fachri Ramadhani)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help