TribunKalteng/

Kabar Kalsel

Fajar Sempat Cekik Adiknya Sebelum Ditemukan Jadi Mayat di Irigasi

Informasi diperoleh dari perempuan yang merupakan teman dekat korban, menceritakan Ajai semula sempat terlihat kesurupan.

Fajar Sempat Cekik Adiknya Sebelum Ditemukan Jadi Mayat di Irigasi
hari widodo/Gani
Mayat Malik Fajar saat di rumah sakit dan ketika diangkat dari Irigasi Sungai Sipai, Rabu. 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Diduga menjadi korban kecelakaan tunggal di saluran Irigasi sekitar 30 meter dari jembatan irigasi Jalan Perjuangan Desa Sungai Sipai, Kabupaten Banjar, kematian Malik Fajar alias Ajai, Rabu (18/10/2017) tadi subuh rupanya meninggal kisah.

Informasi diperoleh dari perempuan yang merupakan teman dekat korban, menceritakan Ajai semula sempat terlihat kesurupan.

Ia juga sempat mencekik adiknya di sebuah pos kamling atau tempat adik dan teman-teman korban berkumpul.

Baca: Remaja Tak Bernyawa Ditemukan Bersama Motornya di Irigasi Martapura, Ini Identitasnya

Sedangkan, diduga kesal atas perlakuannya tersebut, teman-teman adik Dewi pun sempat memberi pelajaran kepada Ajai.

Sebelum akhirnya Ajai memutuskan pulang ke rumahnya.

"Itu pun Ajai sudah saya larang agar jangan bulik dulu, kena tecabur jer lun. Tapi Ajai tetap pulang," cerita Dewi. (BANJARMASINPOST.CO.ID/rizky abdul gani)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help