TribunKalteng/

Kalteng Kita

Ratusan Pelajar Masih Belajar di Tenda, Asdy Narang: Kapan SD Mereka Dibangun?

Para siswa dari delapan sekolah yang ruangannya terbakar masih secara bergantian belajar di ruangan sekolah lain atau di tenda

Ratusan Pelajar Masih Belajar di Tenda, Asdy Narang: Kapan SD Mereka Dibangun?
Tribunkalteng.com/Faturrahman
Anggota DPR RI ASdy Narang melakukan kunjungan ke salah satu sekolah yang terbakar di Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Keprihatinan ditunjukan Anggota Komisi X DPR RI, Asdy Narang, yang mengaku miris melihat kurang perhatiannya pemerintah dalam membangun gedung delapan sekolah dasar (SD) yang terbakar di Palangkaraya.

Menurut Asdy, delapan gedung sekolah yang terbakar beberapa waktu silam, hingga Senin (9/10/2017) belum juga dibangun sehingga ratusan siswa dan guru belum bisa belajar di ruangan sekolah yang baru.

Para siswa dari delapan sekolah yang ruangannya terbakar masih secara bergantian belajar di ruangan sekolah lain atau di tenda yang diberikan oleh Pemerintah Pusat.

Baca: Ketua PBNU Kritisi Ketimpangan Ekonomi, Ini Fakta dan Datanya

Padahal, pembangunan gedung sekolah tersebut sangat urgen untuk segera dilaksanakan, dalam mendukung lancarnya aktivitas pendidikan di daerah.

Wakil Rakyat asal Kalteng ini, bahkan sudah dua kali meninjau bangunan sekolah yang terbakar tersebut. Saat berada di Palangkaraya, untuk kali kedua dia masih sempat memantau sekolah yang terbakar.

Dia memantau, SDN 1 Menteng, di jalan Yos Sudarso Palangkraya, serta SDN 1 dan SDN 6 Palangka, yang terletak di jalan Tjilik Riwut, km 1 Palangkaraya.

Baca: Yansen Binti Cs Bakal Jalani Sidang Dugaan Pembakaran Sekolah di Jakarta

"Saya berharap, gedung-gedung sekolah yang terbakar tersebut, bisa segera dibangun, kasihan anak anak dan guru saat proses belajar mengajarnya, jika pindah-pindah dan tidak fokus di ruangan yang biasa digunakan, " ujarnya.

Namun begitu, Asdy mengaku tetap salut dengan semangat para siswa dan guru yang belajar dengan tekun meskipun diruangan yang belum representatif dan dengan waktu belajar hingga siang hari"ujarnya. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help