TribunKalteng/

Kalteng Kita

Anaknya Dilaporkan Terlibat Penipuan Arisan Online, Begini Kata Wagub Kalteng

Dia secara tegas mengatakan, siap mengganti dana yang jadi tanggungjawab anaknya jika terbukti anaknya bersalah dalam arisan secara online tersebut.

Anaknya Dilaporkan Terlibat Penipuan Arisan Online, Begini Kata Wagub Kalteng
tribunkalteng.com/faturahman
Wakil Gubernur Kalteng Habib Said Ismail 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Adanya laporan polisi terkait dugaan penipuan arisan online yang melibatkan anaknya bernuansa politis.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Habib H Said Ismail, mengaku ada unsur politik dalam pelaporan tersebut.

Ini kata dia, karena anaknya juga sudah melapor ke polisi sebulan yang lalu bahwa juga ditipu oleh bandar arisan online yang ada di Banjarmasin, Kalsel.

Baca: Disebut Punya Organ Vital Kecil, Simson Habisi Pasangan Kumpul Kebonya

Namun anehnya sebut dia laporan anaknya tersebut hingga saat ini belum juga ditindaklanjuti sehingga ketika ada laporan yang sama dari pihak lain, penyidik langsung memprosesnya.

c
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng, Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko dan Kabid Humas Polda Kalteng. (Tribunkalteng.com/Faturrahman)

"Saya menduga ini ada nuansa politis yang tujuannya untuk merusak dan menjatuhkan saya. Tapi saya akan hadapi itu, karena anak saya juga korban dalam hal ini,"ujar Wagub.

Habib H Said Ismail memang santer dikabarkan akan mencalon sebagai Gubernur Kalteng dalam Pilkada tahun 2021 mendatang.

Baca: VIDEO: Subhanallah! Bocah 4 Tahun Ini Lancar Baca Alquran Tanpa Mengeja

Bahkan dia sudah bersiap dengan perahu partai untuk membawanya maju dalam Pilkada gubernur tahun 2021 mendatang.

Dia secara tegas mengatakan, siap mengganti dana yang jadi tanggungjawab anaknya jika terbukti anaknya bersalah dalam arisan secara online tersebut.

"Saya tegaskan, anak saya itu juga sebagai korban, dia hanya diminta untuk menghandel anggota yang ada di Kalteng, tetapi bandar arisan online itu ada di Banjarmasin,"ujarnya lagi.

Penyidik kepolisian Polda Kalteng, hingga, Jumat (6/10/2017) terus memproses kasus dugaan penipuan dengan modus arisan online tersebut. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help