TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

Petugas KPK Harus Menunggu 2,5 Jam Saat Hendak Geledah Rumah Bos PT SGP

Penyidikan terhadap kasus gratifikasi yang menjerat Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari oleh KPK, masih terus berlanjut.

Petugas KPK Harus Menunggu 2,5 Jam Saat Hendak Geledah Rumah Bos PT SGP
TribunKaltim/Christoper Desmawangga
Kepolisian melakukan penjagaan di depan kediaman Dirut PT SGP, Hery Susanto Gun, jalan Danau Toba, No 9, Samarinda, Kaltim, Sabtu (30/9/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA - Penyidikan terhadap kasus gratifikasi yang menjerat Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari oleh KPK, masih terus berlanjut.

Setelah empat hari mengobok obok kantor Pemkab Kukar, kali ini KPK tengah berada di Samarinda, guna melakukan penggeledahan di kediaman Dirut PT Sawit Golden Prima (SGP), Hery Susanto Gun alias Abun, jalan Danau Toba, No 9, Samarinda, Kaltim.

Dari pantauan TRIBUNKALTIM.CO, anggota KPK bersama personel kepolisian telah tiba di kediaman Hery Susanto Gun, sekitar pukul 10.30 Wita.

Namun, anggota KPK baru dapat masuk ke rumah tersebut, sekitar pukul 13.00 Wita. Pasalnya, di rumah tersebut tidak ada penghuninya, dan harus menunggu penjaga rumah.

Hingga pukul 14.50 Wita, anggota KPK masih berada di dalam rumah Hery Susanto Gun.

Diberitakan sebelumnya, selain menetapkan Bupati Kukar sebagai tersangka, KPK juga menetapkan dua tersangka lainya, yakni Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB) Khairudin dan Dirut PT SGP, Hery Susanto Gun. (TribunKaltim.co/Christoper D)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help