Kabar Haji

Kumandangkan Azan di Masjid Jeddah, Yazid Fahri Dapat Tawaran Begini

Bahkan, secara khusus imam masjid ini meminta petugas haji dari Kanwil Kemenag Kalteng itu menunggu karena dikatakan ada yang ingin dibicarakan.

Kumandangkan Azan di Masjid Jeddah, Yazid Fahri Dapat Tawaran Begini
net
Yazid Fahri 

TRIBUNKALTENG.COM - Kekaguman jemaah Masjid Khadijah Al Atha di jalan Malik Fahad Hayya Linjahah Jeddah, Arab Saudi, terhadap lantunan azan Yazid Fahri, ternyata juga menarik perhatian pengurus masjid.

Bahkan, secara khusus imam masjid ini meminta petugas haji dari Kanwil Kemenag Kalteng itu menunggu karena dikatakan ada yang ingin dibicarakan.

“Sampai selesai adzan, saya jadi bingung yang tadinya sunyi tiba-tiba jadi ramai orang berucap subhanallah, masya Allah sambung menyambung sambil memeluk dan menciumi saya dan bilang antum azan thayyib,” ujar Yazid seperti dikutip dari situs Kemenag.

Baca: Subhanallah! Petugas Haji Asal Kalteng Bikin Gempar Jemaah Masjid Jeddah dengan Suaranya

Dalam pembicaraan dengan imam masjid, Yazid mengaku ditawari menjadi muadzin resmi masjid tersebut. Bahkan Yazid diminta tetap tinggal di Jeddah setelah musim haji untuk membantu mengelola masjid.

Namun karena terikat tugas, Yazid tidak dapat berlama-lama di masjid. Sebelum kembal ke hotel pihak pengurus masjid mencatat nomor telepon Yazid.

Penghargaan yang diberikan tidak hanya sampai di situ. Besok harinya, dia dijemput di hotel untuk diajak berjalan-jalan di Jeddah bersama Saeed.

Ternyata Saeed diperintahkan oleh Imam Masjid mengajak Yazid ke toko pakaian Arab. Di sana Yazid dibelikan tiga stel pakaian Arab sebagai hadiah.

“Sambil masih bingung saya terima sambil mengucap syukur bukan besar atau kecilnya hadiah itu tapi bagaimana mereka memberi penghargaan kepada saya. Air mata saya pun tidak terasa mengalir. Subhanallah walhamdulillah Allahu Akbar,” tutur Yazid sambil berkaca-kaca.

Sore hari Senin itu Yazid ke masjid dengan baju top syurban serba baru hadiah dari Imam melalui Saeed. Dia diminta syech Saeed azan magrib kemudian Saeed yang mengumandangkan iqamah dan langsung menjadi imam.

“Setelah selesai sholat saya buru-buru mau balik hotel tapi saya ditahan dan kami bertukar no HP kata beliau untuk silaturrahim. Kata beliau maukah tinggal di Jeddah saya bilang Insyaa Allah jika ada izin Allah SWT,” pungkas Yazid. (Kemenag.go.id)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help