TribunKalteng/

Seputar Kalsel

Waduh, Warga Sebut Tugu Ikan Kelabau di Kota Banjarmasin Kurang Artistik dan Murahan

Dipilihnya ikan kelabau menjadi ikon tugu di perempatan Jalan Pangeran Samudera-Haryono MT Banjarmasin menuai kontra.

Waduh, Warga Sebut Tugu Ikan Kelabau di Kota Banjarmasin Kurang Artistik dan Murahan
Instagram
Tugu Ikan Kelabau yang jadi kontroversi 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Dipilihnya ikan Kelabau menjadi ikon tugu di perempatan Jalan Pangeran Samudera-Haryono MT Banjarmasin menuai kontra.

Banyak yang menanyakan alasan terpilihnya ikan kelabau tersebut menjadi ikon di perempatan yang lebih dikenal Taman Bundaran Close Up tersebut.

Dalam postingan akun instagram Banjarmasinpost mengenai tugu ikan kelabau pada Minggu (10/9/2017), banyak komentar yang kontra atas pembangunan tugu ikan tersebut.

"Aku 37 tahun hidup di banjar hnyar ini mdngar nama kelabau.. kd salah pilih kah.. baik iwak papuyu atau warik bamban," tulis @yohanes.teguh.g.

Tugu Ikan Kelabau yang jadi kontroversi
Tugu Ikan Kelabau yang jadi kontroversi (Instagram)

"Adakah hubungannya patung tuh lwan kota banjarmasin #gagalpaham," komentar @arabkw.

"Ujar siapa iwak kelabau simbol fauna/maskot Banjarmasin ? Mun itu disambat iwak sapat gen percaya org," tulis akun @hervianoor.

Tidak hanya itu, warganet juga menanyakan tampilan tugu yang dinilai warganet tidak enak dilihat dan tidak sesuai dengan budget yang disediakan.

"Full material semen, kurang artistik," komentar @sahibgaul.

"Jelek, eksekusinya nampak murah, dan terkesan sebagai kelas kota kecamatan. Ini kemunduran banget bagi penataan kota." komentar akun @nasrudinansori.

"Ini hadiah gasan ultah Bjm jar. Kd salah kah ultah kota dikasih patung jelek kasar gini olahannya? Dana 200 jutanya kemana aja? Kok bisa habis 200 jt cuma buat patung semen + cat tembok gini doang?? @ibnusina," keluh akun ervanbanjarmsn sambil memention akun instagram wali kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Wali kota Banjarmasin, Ibnu Sina ikut memberikan komentar atas keluhan masyarakat. Melalui komentar, dia meminta masyarakat bersabar karena pembangunan tugu ikan kelabau itu belum 100% selesai.

"@ervanbanjarmsn, sabar.. Belum selesai.. Beri Kesempatan.. Krn nanti menjadi satu kesatuan dengan taman PKK dengan air mancurnya... Dan RTH Kamboja dengan air mancur menarinya," jelas wali kota melalui akun @ibnusina.

"Itu sdh nyaris selesai pak ikannya, sdh bs dibedakan kok bagus apa nggak nya. Yg namanya patung dr semen, dikasih apapun tetap jelek dan terkesan murahan. Apalagi yg bikinnya cuma tukang semen yg ditunjuk langsung ama pemko tanpa proses tender. Lg an taman PKK itu jauh pak beda lokasi, jd jgn dijadikan alasan pembelaan buat ikan patung jelek ini," balas akun @ervanbanjarmsn membalas pembelaan wali kota.

Ikan kelabau adalah jenis ikan air tawar yang ditemukan di perairan sungai wilayah Asia Tenggara terutama di pulau Kalimantan, Sumatera, Thailand dan Malaysia. Jenis ikan yang satu ini mempunyai tampilan tubuh menyerupai ikan Mas karena masih satu famili dengan ikan Mas. Di Banjarmasin pun keberadaan ikan kelabau sudah jarang ditemui. (Banjarmasinpost.co.id/amirul yusuf)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help