TribunKalteng/

Seputar Palangkaraya

Advokasi DAD untuk Yansen Diharapkan Bisa Membuka Keterlibatan Pihak Lain

Keberadaan DAD diharap mampu membuka tabir jika masih ada pihak lain yang terlibat dalam kasus pembakaran delapan sekolah di Palangkaraya.

Advokasi DAD untuk Yansen Diharapkan Bisa Membuka Keterlibatan Pihak Lain
tribunkalteng.co/fathurahman
Muhammad Gumarang

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Masuknya tim sembilan dari Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng, untuk membantu advokasi hukum terhadap Yansen A Binti, salah satu tersangka dugaan pembakaran sekolah diharapkan mampu membuka tabir jika masih ada pihak lain yang terlibat dalam kasus pembakaran delapan sekolah di Palangkaraya.

Salah satu pengamat di Kalteng yang juga adalah penulis buku Sampit Bukan Poso Bukan Pula Timor-Timur, Muhammad Gumarang, Selasa (12/9/2017) menilai baik yang dilakukan oleh DAD Kalteng tersebut.

Sikap DAD yang membentuk tim advokasi untuk membekap proses hukum Yansen A Binti yang hingga saat ini masih menjabat sebagai Sekum DAD akan memberikan motivasi bagi Yansen untuk tetap tegar dalam mengikuti proses hukum yang membelitnya.

"Sangat wajar sikap DAD tersebut, apalagi selama ini Yansen dalam kasusnya hanya menggunakan jasa pengacara pribadi, dengan masuknya tim dari DAD diharapkan, Yansen bisa lebih terbuka lagi dalam pengungkapan kasus, jika memang masih ada orang lain yang terlibat dalam kasus tersebut, sudah selayaknya diungkapkan saja, "ujarnya.

Gumarang juga mengatakan, secara terbuka saat Yansen mengatakan, motif pembakaran sekolah hanya untuk mencari perhatian Gubernur, mengisyaratkan bahwa dia telah mengakui melakukan pembakaran tersebut, meski begitu tetap saja hal itu harus dibuktikan secara hukum di pengadilan.

Sebelumnya, Kabid hukum DAD Kalteng, Rahmadi G Lentam, mengatakan, pihaknya memandang perlu membentuk tim sembilan untuk membantu Sekum DAD Kalteng yang sedang dalam masalah hukum tersebut dan dia berharap bisa melakukan koordinasi yang baik dan sinkron dengan pengacara hukum Yansen A Binti. (*)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help