TribunKalteng/

Kabar Kalsel

Tabayyun, MUI HSU Panggil Kai Harum

Kai Harum memang menjadi perhatian MUI karena beberapa ritual yang dilakukan diduga menyimpang dari agama Islam.

Tabayyun, MUI HSU Panggil Kai Harum
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati
Kai Harum Amuntai memperlihatkan goa di rumahnya 

TRIBUNKALTENG.COM, AMUNTAI - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memanggil Muhammad Asri atau yang dikenal dengan Kai Harum warga Desa Cempaka Kecamatan Amuntai Selatan.

Kai Harum memang menjadi perhatian MUI karena beberapa ritual yang dilakukan diduga menyimpang dari agama Islam.

Ketua MUI Said Masrawan mengatakan surat pemanggilan telah diserahkan melalui kepala desa. Tujuan pemanggilan adalah untuk silaturrahmi dan bertabayyun atau mengkonfirmasi.

Baca: Ada yang Menyebut Kakek Asal Amuntai Ini Wali, Dipanggil Kai Harum, Begini Asal Muasal Julukannya

Baca: Disebut-sebut Ajarannya Sesat, Ini Kata Kai Harum dari Amuntai

"Kami akan melakukan silutarahmi dan konfirmasi atas laporan yang telah diterima dari masyarakat," ujarnya.

Diketahui Kai Harum memiliki majelis sholawat dan zikir yang diisi dengan kegiatan mendengarkan ceramah dari Guru Bakhiet Barabai yang diputar menggunakan pengeras suara.

Orang yang datang ke kediamannya juga bisa meminta doa dan menyembuhkan penyakit seperti kecanduan. Pengunjung juga diminta untuk masuk ke dalam gua buatannya. (BANJARMASINPOST.CO.ID/reni kurnia wati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help