TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

Dari Dorong-dorongan, Demo di Kantor Walikota Balikpapan Berujung Ricuh

Kontan, di antara pengunjuk rasa itu ada yang menyangkal. Merasa tidak benar bensin dibawa oleh pengunjuk rasa.

Dari Dorong-dorongan, Demo di Kantor Walikota Balikpapan Berujung Ricuh
Tribun Kaltim/Budi Susilo
Demo mahasiswa di kantor Walikota Balikpapan Jalan Jendral Sudirman pada Senin (11/9/2017) siang. 

TRIBUNKALTENG.COM, BALIKPAPAN - Aksi unjuk rasa para mahasiswa yang berlangsung di gedung Walikota Balikpapan berlangsung ricuh, terjadi bentrokan antara aparat kepolisian dengan mahasiswa.

Pengamatan Tribunkaltim.co pada Senin (11/9/2017) sekitar pukul 14.00 Wita, kericuhan bermula dari aksi dorong-dorongan, para pengunjuk rasa ingin masuk ke dalam ruangan gedung.

Selain itu, pihak polisi saat menggeledah di dalam keranda ditemukan barang bukti berupa botol plastik ukuran satu liter bensin yang berisi bensin.

"Kalian bawa bensin. Untuk apa. Kenapa harus bawa bensin," ujar seorang polisi yang mempertanyakan ke sejumlah demonstrasi.

Kontan, di antara pengunjuk rasa itu ada yang menyangkal. Merasa tidak benar bensin dibawa oleh pengunjuk rasa.

Dimulai dari sinilah kemudian situasi berubah. Saling adu mulut hingga akhirnya berujung kontak fisik. Demonstrasi dibubarkan paksa.

Saat ini, pantauan Tribunkaltim.co sekitar pukul 14.39 Wita, rombongan pengunjuk rasa mengalihkan lokasi unjuk rasa ke tempat lain di bagian luar atau depan pintu gerbang kantor Walikota.

Orasi menyampaikan aspirasi masih dilangsungkan. Mereka meneriakkan persoalan banjir yang melanda Kota Balikpapan belakangan ini. (*)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help