TribunKalteng/

Kalteng Kita

Titik Panas Mulai Bermunculan di Kalteng, Ini Gara-garanya

Empat helikopter pembom air Hingga, Minggu (10/9/2017) masih bekerja untuk memantau dan memadamkan api di lahan yang terbakar pada daerah rawan kebaka

Titik Panas Mulai Bermunculan di Kalteng, Ini Gara-garanya
TRIBUNKALTENG.com/faturahman
Peralatan kendaraan ini untuk pelengkap petugas memadamkan dan memantau lokasi kebakaran lahan. (faturahman) 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kepala perwakilan United Nation (PBB) yang berkantor di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kurniawan Eko, mengharapkan penegakan hukum terhadap pembakar lahan harus terus ditegakkan.

Ini kata dia, karena saat ini ada pola pembakaran lahan makin marak cendrung ke arah bagian dalam semak menuju hutan.

"Perlu penegakkan hukum lebih kuat lagi agar ada efek jera bagi pembakar lahan," ujarnya.

Titik panas atau hotspot yang terpantau melalui satelit Lapan, Jumat (8/9/2017) mencapai 29 titik yang terbanyak berada di Kabupaten Murungraya, Kalimantan Tengah, dan merupakan terburuk dalam 12 bulan belakangan.

Empat helikopter pembom air Hingga, Minggu (10/9/2017) masih bekerja untuk memantau dan memadamkan api di lahan yang terbakar pada daerah rawan kebakaran.

Menurut Kurniawan, diperlukan kerjasama semua pihak untuk melakukan pencegahan dan pemadaman kebakaran lahan, agar tidak terjadi kebakaran sporadis yang mengakibatkan kabut asap. (TRIBUNKALTENG.com/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help