TribunKalteng/
Home »

Video

Kalteng Kita

VIDEO: Yansen Binti Diperiksa, Begini Sikap DAD Kalteng

Dirinya dipanggil penyidik kepolisian sebagai saksi dalam kasus pembakaran delapan sekolah yang ada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Yansen A Binti, Senin (4/9/2017) memenuhi panggilan penyidik Kepolisian Ditreskrimum Polda Kalteng, setelah panggilan kali kedua kepadanya.

Dirinya dipanggil penyidik kepolisian sebagai saksi dalam kasus pembakaran delapan sekolah yang ada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Yansen yang juga adalah Ketua Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Kalimantan Tengah ini didampingi pengacaranya, Sukah L Nyahun untuk menghadapi penyidik.

Yansen datang ke Polda Kalteng pukul 09.00 Wib dan keluar dari ruangan penyidik Polda Kalteng untuk makan siang pukul 11.45 Wib.

Saat ditanya wartawan usai diperiksa polisi sebagai saksi, Yansen tidak banyak bicara, dia hanya mengatakan, pertanyaan hanya seputar identitas saja.

"Saya sambil jalan saja. Pertanyaan yang diajukan penyidik masih seputar identitas saja," ujar Mantan Anggota DPRD Kota Palangkaraya ini.

Sementara itu, dewan adat dayak mengaku tidak ikut campur soal proses hukum Sekretaris Dewan Adat Dayak(DAD) Kalimantan Tengah, Yansen A Binti.

Ketua Bidang Hukum, Dewan Adat Dayak Kalimantan Tengah, Rahmadi G Lentam, Minggu (3/9/2017) mengatakan, pihaknya menilai proses hukum yang menimpa Sekretaris DAD Kalteng, Yansen A Binti adalah merupakan masalah pribadi yang bersangkutan.

Menurut dia, kasus itu sama sekali tidak terkait dengan masalah lembaga DAD bahkan Kapolda Kalteng, Brigjen Pol Anang Revandoko berulang kali menegaskan masalah penangkapan tersangka pembakar sekolah bukan merupakan masalah organisasi," Itu adalah masalah pribadi sehingga DAD tidak menyediakan pengacara hukum,"ujarnya. (Banjarmasin Post/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help