TribunKalteng/

Kabar Haji

Jelang Wukuf, Satu Jemaah Calon Haji Asal Kalteng Wafat di Arafah

Itu setelah satu jemaah asal Kalteng, dikabarkan meninggal sebelum sempat melaksanakan wukuf di Arafah.

Jelang Wukuf, Satu Jemaah Calon Haji Asal Kalteng Wafat di Arafah
Dok. Tribunkalteng.com
Umat muslim Seluruh dunia berdoa di Jabal Rahmah, saat wukuf di padang Arafah, Arab Saudi.

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di tanah suci bertambah. Itu setelah satu jemaah asal Kalteng, dikabarkan meninggal sebelum sempat melaksanakan wukuf di Arafah.

 Jemaah yang wafat itu berasal dari Kabupaten Barito Selatan.

Dia adalah Wahidah (77) binti Atung Sidik yang mengembuskan nafas terakhir beberapa saat setelah tiba di Arafah pada Kamis (31/8/2017) sekitar pukul 03.00 Waktu Arab Saudi.

“Informasi yang kita dapat dari petugas kloter, almarhumah meninggal dunia karena serangan jantung,” ucap H Ismail Marzuki, Kasi Sistem Informasi Haji Terpadu (Siskohat) Embarkasi Haji Antara Palangkaraya seperti dikutip dari Kemenag Kalteng,

Dijelaskan, berdasarkan data Siskohat, Wahidah binti Atung Sidik lahir di Pendang pada tanggal 7 Juli 1940.

Wahidah berdomisili di Kelurahan Pendang RT/RW 14/05 Kecamatan Dusun Utara Kabupaten Barito Selatan.

Almarhumah tergabung dalam kelompok terbang BDJ 008 dengan nomor passport B6320084 dan nomor Visa 6037531709.

“Sampai saat ini kita juga masih menunggu surat keterangan wafat dari BPHI Arab Saudi untuk dilaporkan ke Kakanwil Kemenag Kalteng dan PPIHD Kalteng,” ucapnya.

Terpisah Kakanwil Kemenag Kalteng, H Abdul Halim mengaku turut berduka cita atas meninggalnya satu jamaah haji Kalteng dari Kabupaten Barsel itu.

“Saya secara pribadi dan selaku Kakanwil Kemenag Kalteng serta mewakili PPIDH Embarkasi Haji Antara Palangka Raya menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya almarhumah Wahidah, semoga segala amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan mendapat tempat terbaik disisi-Nya dan kepada keluarga diberi ketabahan,” ucap Kakanwil.

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help