TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

Divonis Mati Gegara Selundupkan Sabu ke Kalbar, Warga Negara Malaysia Ini Menangis

Selama persidangan terdakwa hanya didampingi penerjemah, tanpa disaksikan langsung keluarga maupun kuasa hukumnya.

Divonis Mati Gegara  Selundupkan Sabu ke Kalbar, Warga Negara Malaysia Ini Menangis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SAHIRUL HAKIM
Terdakwa Chong Chee Kok saat digiring oleh petugas, usai mendengar putusan hukum di PN Kapuas Hulu. Dimana dirinya dihukum mati oleh Majelis Hakim, Kamis (24/8/2017) 

TRIBUNKALTENG.COM - Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar) menjatuhkan vonis mati terhadap Chong Chee Kok (42), warga negara Malaysia yang merupakan terdakwa kasus narkoba jaringan internasional (Malaysia-Indonesia).

Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menyelundupkan 31 kilogram lebih narkotika jenis sabu, dan hampir 2.000 butir pil ekstasi. 

Ia ditangkap petugas gabungan perbatasan pada 2016 silam, di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar.

Ada pun tiga hakim yang menangani perkara ini yakni, Ketua PN Kapuas Hulu, Saputro Handoyo yang bertindak sebagai ketua majelis hakim.

Ia didampingi dua anggota majelis hakim, Veronica Sekar Widuri dan Yeni Erlita.

Sidang putusan digelar di Ruangan Sidang Pengadilan Negeri Kapuas Hulu, Kalbar, Kamis (24/8/2017) sore. 

Selama persidangan terdakwa hanya didampingi penerjemah, tanpa disaksikan langsung keluarga maupun kuasa hukumnya.

Saat membacakan putusan, Saputro Handoyo, dengan tegas menyatakan putusan hukum tersebut tidak bisa diubah.

Terkecuali terdakwa banding.

Lalu penerjemah menanyakan lagi ke terdakwa, kalau putusan itu tak bisa diubah.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help