TribunKalteng/

Kabar Kalsel

Dinikahi Pria Perjaka, Nenek Jangan Langgar Pantangan dr Agus Ini, Bahaya Loh!

Nenek Wahniah yang telah memasuki masa manopouse sebenarnya sudah dalam masa tidak aman untuk melakukan hubungan suami istri.

Dinikahi Pria Perjaka, Nenek Jangan Langgar Pantangan dr Agus Ini, Bahaya Loh!
reni kurnia wati
Nenek Nahwiah (78) dan perjaka Nahwani (40) menggelar pernikahan resepsi perkawinan, Selasa (22/08/2017) malam 

TRIBUNKALTENG.COM, AMUNTAI - Pasangan pengantin baru Nenek Wahniah (78) dan Nahwani (40) perlu berhati-hati jika ingin melakukan hubungan suami istri karena beresiko.

Nenek Wahniah yang telah memasuki masa manopouse sebenarnya sudah dalam masa tidak aman untuk melakukan hubungan suami istri. Masa manopouse yang dimulai sejak usia 50an mengakibatkan adanya penurunan hormon.

dr Agus Fidliasyah yang juga merupakan direktur RSUD Pembalah Batung mengatakan mengatakan pada kelamin perempuan menghasilkan cairan dari kelenjar batulini yang berfungsi untuk memudahkan alat kelamin laki laki masuk. Untuk usia manopouse kelenjar ini sudah tidak dihasilkan lagi, sehingga kelamin menjadi kering.

"Jika dipaksakan maka akan menimbulkan rasa sakit atau bahkan bisa menyebabkan pendarahan," ujarnya. Jika secara medis hubungan suami istri bagi manopouse justru beresiko.

x
Nenek Nahwiah (78) dan perjaka Nahwani (40) menggelar pernikahan resepsi perkawinan, Selasa (22/08/2017) malam (reni kurnia wati)

Jika memang ingin melakukan hubungan, maka suami perlu memerlukan pelumas. Atau bahkan sebaiknya memuaskan hasrat seksual dengan cara lain seperti oral seks atau hand seks.

Seperti diketahui pasangan sensasional beda generasi Nenek Wahniah dan Nahwani (40) kembali melangsungkan pernikahan mereka dengan menggelar resepsi perkawinan, Selasa (22/08/2017) malam di Desa Rantauan Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.

x
Pengantin beda generasi nenek Wahniah dan jomblo di HSU (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Wajah nenek Wahniah terlihat beda setelah dipermak dengan balutan mekaup yang tebal. Nenek Niah dirias lengkap menggunakan baju pengantin berwarna putih dan jilbab putih yang dihias dengan tiara yang melingkar dikepala.

Riasan lengkap ini seakan menyamarkan keriput wajah nenek yang sudah tak berusia muda ini. Pernikahan ini adalah yang ke 20 kali bagi Nenek Niah.

Penampilan Nahwani lelaki perjaka yang belum menikah ini juga tak kalah keren. Mengenakan setelan jas hitam dan kemeja putih, juga mengenakan kopiah berwarna senada.

Banyak warga yang datang untuk melihat pasangan yang terpaut usia 38 tahun ini, tak sedikit bahkan yang ikut foto bersama. Nahwani pertama mengenal Wahniah saat dirinya beberapa kali pijat ke Nenek Niah yang tinggal seorang diri.

Nahwani yang biasa meminta minta di pasar ini memang memiliki cacat bawaan pada tangan dan kaki kirinya. Dari pertemuan inilah mereka akhirnya memutuskan untuk menikah. Nahwani sendiri merupakan warga Gambut Kabupaten Banjar. (BANJARMASINPOST.CO.ID/reni)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help