TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

50 Tahun Menabung, Nenek Penjual Pecal Ini Akhirnya Naik Haji

Baginya aktifitas berjualan pecal merupakan bagian dari fitrah hidup yang harus dijalaninya dengan penuh keikhlasan.

50 Tahun Menabung, Nenek Penjual Pecal Ini Akhirnya Naik Haji
TRIBUNFILE/IST
Bu Tuna (tengah) Penjual Pecal yang berhasil mewujudkan mimpinya untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. 

TRIBUNKALTENG.COM - Proses ibadah haji kini tengah berlangsung.

Ada banyak kisah menarik, tak terkecuali bagi mereka yang melaksanakannya.

Seperti Tuna (70), jamaah calon haji asal Pontianak.

Datang ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji merupakan mimpi terbesar yang dimiliki ibu Tuna (70).

Seorang penjual pecal yang biasa menggelar dagangannya di pojok halaman Universitas Nahdatul Ulama, jalan K.H. Ahmad Dahlan Pontianak.

Meski sudah berusia lanjut, tak membuat Ibu Tuna berhenti untuk mencari nafkah.

Baginya aktifitas berjualan pecal merupakan bagian dari fitrah hidup yang harus dijalaninya dengan penuh keikhlasan.

Untuk mempersiapkan segala keperluan dagangannya, Ibu Tuna ditemani Marhan (44) anak keduanya rela menerobos dinginnya pagi untuk berbelanja ke pasar.

Tanpa terasa rutinitas belanja dan berjualan pecal sudah dijalaninya lebih dari 50 tahun.

"Seingat saya awal berjualan pecal ini saya lakukan saat harga daging sapi masih Rp 2.500 . Sudah lama sekali. Anak saya yang pertama saat itu masih duduk dibangku Sekolah Dasar," kenang Bu Tuna polos dengan logat Maduranya yang masih kental.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help