TribunKalteng/

Kabar Dunia

Berusia 2.000 Tahun, Ditemukan Bengkel Pembuatan Wadah Batu seperti yang Digunakan Yesus

Perlengkapan batu yang dibuat di tempat itu diperkirakan serupa dengan bahan yang dipakai Yesus, saat melakukan mujizat mengubah air menjadi anggur.

Berusia 2.000 Tahun, Ditemukan Bengkel Pembuatan Wadah Batu seperti yang Digunakan Yesus
IAA/Samuel Magal
Yonatan Adler berada di situs penemuan bengkel bejana batu di Reina, Galilea, Israel. 

TRIBUNKALTENG.COM, REINEH - Pada salah satu bagian kesaksian dalam Injil Yohanes, diceritakan tentang bagaimana Yesus melakukan mujizat pertamanya, mengubah air menjadi anggur.

Dikisahkan, memasuki hari ketiga pada sebuah pesta pernikahan di Kana, Galilea, persediaan anggur untuk para tamu habis.

Maria, ibu Yesus, yang ikut dalam acara itu meminta putranya untuk melakukan sesuatu.

Yesus pun memerintahkan pelayan untuk membawa enam tempayan batu dan memenuhinya dengan air.

Air di dalam tempayan itulah yang disebutkan dalam Injil Yohanes, berubah menjadi anggur.

Minggu ini, para arkeolog Israel menemukan sebuah bengkel berusia 2.000 tahun, yang diperkirakan menjadi tempat pembuatan wadah batu, seperti yang digunakan Yesus.

Perlengkapan batu yang dibuat di tempat itu diperkirakan serupa dengan bahan yang dipakai Yesus, saat melakukan mujizat mengubah air menjadi anggur.

Bengkel itu terletak di sebuah desa di Galilea, Reineh, di sebelah utara Israel. Lokasi itu dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari Kana.

"Bengkel itu ditemukan secara tak sengaja, saat berlangsung pembangunan jalan akses menuju pusat olah raga baru," kata Direktur penggalian Yonatan Adler, Kamis (10/8/2017), seperti diberitakan AFP.

Sejak dua bulan yang lalu, Adler mengaku, dia dan timnya telah menemukan fragmen mangkuk dan gelas-gelas batu.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help