TribunKalteng/

Kabar Kalsel

Fatimah Rela Jual Padi Tanpa Menunggu Harga Naik, Alasannya Sungguh Luar Biasa

Dikatakan Fatimah, saat ini harga gabah sangat rendah hanya Rp 50 ribu per blek. Meski begitu, dia tidak menunggu menjualnya hingga harga padi naik.

Fatimah Rela Jual Padi Tanpa Menunggu Harga Naik, Alasannya Sungguh Luar Biasa
Banjarmasinpost.co.id/Hari Widodo
Demi melaksanakan kurban, Fatimah rela menjual seluruh padi hasil panennya. 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Fatimahwati (51) patut ditiru oleh umat muslim. Demi melaksanakan kurban, Fatimah rela menjual seluruh padi hasil panennya.

Tumpukan karung berisi gabah sebanyak 40 blek yang merupakan hasil panennya tahun ini semuanya akan dijualnya untuk berkurban.

Dikatakan Fatimah, saat ini harga gabah sangat rendah hanya Rp 50 ribu per blek. Meski begitu, dia tidak menunggu menjualnya hingga harga padi naik.

Fatimah beralasan, dia sudah meniatkan hasil panennya untuk berkurban. Dengan harga per blek Rp 40 ribu, dia bisa mendapatkan uang Rp 2 juta.

"Pas saja dengan biaya kurban untuk beli sapi di Masjid Al Karomah sebesar Rp 2 juta untuk setiap pengurban (satu ekor sapi untuk tujuh orang). Aku jual ini, hasilnya untuk berkurban. Mudahan saja, barokah. Itu di lahanku masih ada sisa padi yang belum dipanen. Itu buat makan nanti, "kata Fatimah.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help