TribunKalteng/

Bensin Beli Sendiri, Pria Ini Lalu Menyiramkannya ke Tubuh Joya

Asep menjelaskan bahwa SD diketahui membeli bensin eceran menggunakan plastik di sekitar tempat kejadian.

Bensin Beli Sendiri, Pria Ini Lalu Menyiramkannya ke Tubuh Joya
Facebook
Makam Muhammad Al-Zahra Zoya, tukang reparasi elektronik yang dibantai dan dibakar karena dituduh maling amplifier musala. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Polres Bekasi telah menangkap lima tersangka dalam kasus pembakaran Muhammad Al Zahra (MA) alias Joya (30).

Joya awalnya diduga mencuri amplifier Musala Al-Hidayah, di Kampung Muara Bakti, RT 012/07, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (1/8/2017).

Menurut penjelasan polisi, salah seorang tersangka merupakan orang yang membakar Joya.

Menurut Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adisaputra saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2017), total ada lima tersangka yang sudah ditangkap polisi.

"Mereka adalah SU 40 tahun, yang menganiaya korban dengan memukul punggung dan perut.

NA 39 tahun yang memukul bagian perut.

AL 18 tahun yang menginjak-injak kepala, lalu AR 55 tahun, dia memukuli perut dan punggung.

Serta SD 27 tahun, dia yang membeli bensin, menyiram, dan membakar MA," ujarnya.

Asep menjelaskan bahwa SD diketahui membeli bensin eceran menggunakan plastik di sekitar tempat kejadian.

Ia lalu menyiramkan bensin tersebut ke tubuh MA dan kemudian membakarnya.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help