TribunKalteng/

Kalteng Kita

Wow, Kalteng Targetkan Raup Rp 250 Miliar dari CPO

Secara teknis, besaran sumbangan yang diminta Rp 50 per liter CPO yang diolah pada Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Wow, Kalteng Targetkan Raup Rp 250 Miliar dari CPO
tribunkalteng.com/faturahman
Truk pengangkut minyak kelapa sawit CPO menuju Pelabuhan Bagendang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), kebijakan dan terobosan baru dilakukan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

Itu antara lain dengan memberlakukan sumbangan pihak ketiga dari hasil produksi Cruide Palm Oil (CPO).

Kepala Dinas Perkebunan Kalteng Rawing Rambang, menyebut kesepakatan dengan pihak pengusaha ini telah dilakukan oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dalam upaya intensifikasi penerimaan daerah.

"Sudah ada beberapa perusahaan yang menyetor. Tapi soal jumlahnya saya tidak tahu karena setoran itu melalui kas daerah," terang Rawing, Rabu (9/8/2017).

Dalam hal ini, sebut Rawing, pihaknya bertindak sebagai pengawas dengan penempatan petugas di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang ada di kabupaten.

Secara teknis, besaran sumbangan yang diminta Rp 50 per liter CPO yang diolah pada Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Jika produksi CPO Kalteng mencapai 5 juta ton per tahun. Itu berarti potensi minimal penerimaan daerah dari sumbangan ini mencapai Rp 250 miliar.

Di Kalteng, saat ini tercatat ada 99 PKS yang beroperasi. Masing-masing 84 unit di wilayah barat, 12 di wilayah tengah, dan 5 di wilayah timur.

 "Pungutan baru berjalan sekitar dua minggu setelah ada keseoakatan pihak perusahaan atas kesanggupan mereka dengan gubernur," timpal Rawing. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help