TribunKalteng/

Wah, Gubernur Kalteng Jadi Pembicara di Konferensi Internasional

Pada kesempatan itu, Sugianto akan berbicara seputar upaya pengembangan Indonesia bersama dengan sejumlah tokoh nasional dan internasional.

Wah, Gubernur Kalteng Jadi Pembicara di Konferensi Internasional
net
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Dalam upaya memerangi ketimpangan pertumbuhan Indonesia, Provinsi Kalimantan Tengah ternyata menjadi salah satu provinsi yang dianggap memiliki indikator yang memadai.

Alasan ini pula yang kemudian membuat Gubernur Sugianto Sabran, diundang untuk menjadi pembicara dalam sebuah konferensi internasional, Kamis (10/8/2017).

Informasi yang didapat Tribunkalteng.com, Rabu (9/8/2017) malam, konferensi digelar Kementerian PPN/Bappenas berkolaborasi dengan Australian Department of Foreign Affairs  and Trade (DFAT)  melalui Knowlenge Sector Initiative (KSI).

Pada kesempatan itu, Sugianto akan berbicara seputar upaya pengembangan dan pembangunan penyetaraan Indonesia bersama dengan sejumlah tokoh nasional dan internasional.

Pada beberapa konsep pemerintahan, Gubernur Sugianto akan memaparkan pemikiran manajemen ke-Indonesia-an dalam memerangi ketimpangan di berbagai sektor. Salah satunya keseimbangan kewenangan dan keuangan antara pusat dan daerah.

Di tingkat daerah, Gubernur Sugianto juga tengah berupaya menutup kebocoran hak daerah dari para pelaku usaha, program hilirisasi industri, dan intensifikasi PAD.

Baca: Wow, Kalteng Targetkan Raup Rp 250 Miliar dari CPO

Selain Gubernur Sugianto Sabran, Tuan Guru Bajang yang merupakan Gubernur Nusa Tenggara Barat juga akan menjadi pembicara.

Ada pula Menteri PPN/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Pertanian Republik Fiji, serta Prof Martin Ravallion dari Georgetown University, Amerika Serikat.

Kegiatan ini antara lain juga diisi dengan diskusi strategi mengatasi ketimpangan pertumbuhan di Indonesia.

Diperkirakan, ada 700 peserta yang bakal hadir. Mereka berasal dari kalangan pemerintahan, akademisi, lembaga riset, organisasi, masyarakat sipil, termasuk sektor swasta dan media. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help