TribunKalteng/

Kabar Dunia

Mirip Drama Cinta, Gadis Cantik Ini Rela Dihukum Mati Demi Sang Pacar

Perempuan cantik ini akhirnya dihukum mati. Dia ditembak pada pagi hari di lokasi dirahasiakan.

Mirip Drama Cinta, Gadis Cantik Ini Rela Dihukum Mati Demi Sang Pacar
via Sriwijaya Post

TRIBUNKALTENG.COM, TIONGKOK - Yang namanya cerita cinta endingnya sukar ditebak, ada kalanya happy ending bahkan sebagian besar kadang mengharu-biru, bahkan terkadang memilukan. Seperti halnya Drama Cinta berikut ini yang merupakan sebuah kisah nyata yang terjadi di Tiongkok .

Gadis belia ini bernama Tao-Jing, saat dieksekusi baru berusia 20 tahun, adalah salah satu terpidana mati yang paling cantik, dari foto terakhir dalam hidupnya, samar-samar bisa kita saksikan ketegarannya.

Dari seorang gadis yang polos dan naïf, akhirnya terjerat di jalur perdagangan narkoba.

Sejak Tao Jing masih kanak-kanak kondisi ekonomi keluarga yang memang sudah terpuruk, ditambah lagi hubungan kedua orangtuanya yang tidak harmonis, sehingga sikap mereka terhadap Tao Jing pun sangat dingin, imbasnya Tao Jing pun hidup kurang kasih sayang.

Setelah putus sekolah di bangku SMA, Tao Jing membuka usaha salon kecil-kecilan, yang cukup untuk menghidupi dirinya.

Belakangan, Tao Jing berkenalan dengan seorang pelanggan pria yang sering ke salonnya untuk creambath, pria ini sangat royal, pintar dalam bicara dan sangat perhatian pada Tao Jing.

Karena seringnya bertemu dan berbincang-bincang, lambat laun hubungan mereka semakin akrab dan berpacaran.

Belakangan, Tao Jing mendapat kabar bahwa pacarnya itu adalah seorang pengedar narkoba, sehingga Tao Jing yang baru berusia 20 tahun ketika itu pun terseret di jalur perdagangan narkoba dengan pacarnya.

Setelah Tao Jing tertangkap, ia tidak menyebutkan tentang pacarnya, ia hanya meminta IUD dalam tubuhnya dikeluarkan menjelang eksekusi mati.

Pihak penjara kemudian mengirim beberapa dokter bedah dan melakukan operasi sederhana, setelah itu Tao Jing digiring ke lokasi eksekusi.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help