TribunKalteng/

Kalteng Kita

Wakil Ketua KPK, Gubernur dan Kapolda Kalteng Bicara Tentang Radikalisme di IAIN Palangkaraya

Ribuan pelajar dan mahasiswa hadir dalam kegiatan tersebut. Apalagi, para pembicara tidak hanya dari kalangan perguruan tinggi, tapi juga datang

Wakil Ketua KPK, Gubernur dan Kapolda Kalteng Bicara Tentang Radikalisme di IAIN Palangkaraya
TRIBUNKALTENG.COM/khaitami
Seminar Hamoni dalam Kebhinnekaan di Bumi Tambun Bungai Bumi Pancasila Menolak Radikalisme dan Kesatuan Bangsa Kalteng yang Berkah dalam Huma Betang, Kamis (3/8/2017), di aula IAIN Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Masuknya paham radikalisme dalam NKRI, telah menjadi ancaman  laten. Untuk mencegahnya, perlu adanya pemahaman mendasar dari generasi penerus sebagai tanggung jawab bersama.

Alasan ini pula yang menjadi dasar digelarnya seminar Hamoni dalam Kebhinnekaan di Bumi Tambun Bungai Bumi Pancasila Menolak Radikalisme dan Kesatuan Bangsa Kalteng yang Berkah dalam Huma Betang, Kamis (3/8/2017). Kegiatan dilaksanakan di aula IAIN Palangkaraya.

Ribuan pelajar dan mahasiswa hadir dalam kegiatan tersebut. Apalagi, para pembicara tidak hanya dari kalangan perguruan tinggi, tapi juga datang dari pusat.

Mereka yang menjadi pembicara dalam seminar itu merupakan sejumlah tokoh, termasuk Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Kapolda Kalteng Brigjen Pol Anang Revandoko, serta Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika.

"Kita di sini hanya punya dua keinginan, yakni pertama membangun kesejahteraan supaya negara ini lebih baik. Membangun kesejahteraan bukan persoalan gampang," ujar Saut Situorang saat menyampaikan sambutan.

Kedua, sebut dia, adalah membangun daya saing. Daya saing ini pula yang nanti akan membangun kesejahteraan.

Selain sebagai Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang sendiri sebelumnya dikenal sebagai Staf Ahli Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Dia juga akademisi pengajar ilmu kompetitif intelijen di Universitas Indonesia dan pernah menjadi Sekretaris Program Pendidikan Regular Angkatan ke-50 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada 2013. 

"Kami tidak bangga memenjarakan banyak orang, tapi untuk membangun kesejahteraan dibutuhkan penegakkan hukum yang menjadi landasannya, timpal Saut. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help