TribunKalteng/

Kalteng Kita

Curhat Orangtua Siswa Soal Lima Hari Sekolah di Kalteng, ''Emosi Mulai Agak Tinggi''

Itu juga menyangkut pola belajar dan 'perubahan' perilaku anak yang belakangan mulai dirasakan terjadi pada anak akibat kebijakan tersebut.

Curhat Orangtua Siswa Soal Lima Hari Sekolah di Kalteng, ''Emosi Mulai Agak Tinggi''
BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin
ILUSTRASI - Suasana SMAN 1 Rantau saat melaksanakan Full Day School, Kamis (20/7/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM - Program lima hari sekolah, sudah mulai diterapkan pada beberapa lembaga pendidikan di Kalimantan Tengah.

Bagi sebagian orangtua, kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy ini masih harus diadaptasikan dengan anak. Apalagi program ini secara langsung juga harus mengubah kebiasaan sehari-hari, terutama di daerah yang notabene tingkat kesibukan tidak seperti pada kota-kota besar.

Melalui Facebook, akun Sidik Widiantoro menulis sejumlah catatan dari kebiasaan yang harus diadaptasi anak dan orangtua.

Itu juga menyangkut pola belajar dan 'perubahan' perilaku anak yang belakangan mulai dirasakan terjadi pada anak akibat kebijakan tersebut.

Berikut tulisannya:

Catatan Kecil orangtua dari Fullday School yg dimulai hari senin tanggal 24 Juli 2017:
1. Bapaknya udah pulang kerja dan dan nyampe dirumah jam 16.00, anak baru nyampe rumah jam 16.45.

2. hari pertama saya lihat udah kecapean dan sy konfirmasi katanya cape seharian dan sy ketok di kamar setelah 15 menit ternyata udah ketiduran tanpa ganti baju seragam. saya belum nanya banyak kondisi nya gimana saya tunggu hari berikutnya.

3. hari kedua sampe rumah jam 16.30, kondisi kecapean, dan saya langsung suruh istirahat bentar dan langsung mandi, meskipun dengan wajah ogah2an dan ada bantahan kecil.

4. hari kedua katanya cape bener, ada rasa bosan di sekolah seharian, gapapa belum terbisa aja...tetap semangat
5. hari kedua saya cek malam hari, Alhamdulillah tetap belajar meskipun dengan wajah yang menurut saya capek juga....gapapa kan masih awal harus diberikan semangat...

6. hari ketiga sampe rumah jam 16.30, kata anak saya hilangnya waktu kegiatan/ bermain sore hari....karena di sekolahan sudah seharian....gapapa masih awal harus diberi semangat

Halaman
123
Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help