Kabar Kalsel

Perkelahian di Candi Laras Utara Berujung Maut, Tangan Korban Nyaris Putus

Tangan Korban bernama Amoi (35), warga Sungai Puting hampir putus. Selain itu, dadanya juga luka parah akibat tebasan senjata tajam.

Perkelahian di Candi Laras Utara Berujung Maut, Tangan Korban Nyaris Putus
KOMPAS/Ratih P Sudarsono
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, RANTAU - Perkelahian berdarah terjadi di Desa Sungai Puting, Kecamatan Candi Laras Utara (CLU), Kabupaten Tapin, Senin (24/7/2017) sekitar pukul 23.00 Wita.

Perkelahian tak jauh dari kapal feri penyeberangan di Sungai Puting CLU itu sangat mengerikan.

Tangan Korban bernama Amoi (35), warga Sungai Puting hampir putus. Selain itu, dadanya juga luka parah akibat tebasan senjata tajam.

Kapolsek CLU, Ipda Qamarul membenarkan kejadian perkelahian itu dan diduga pengeroyokan. Namun satu pelaku sudah berhasil ditangkap jajaran Polres Tapin.

Dikonfirmasi Satreskrim Polres Tapin AKP Dodi membenarkan, telah menangkap seorang pelaku pengeroyokan berinisial Bah (45) warga Bakarangan. Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti berupa parang.

AKP Dodi mengatakan, akibat luka yang cukup parah, Amoi akhirnya meninggal dunia pada Selasa subuh.

Menurut Kapolsek CLU Ipda Qamarul, jenazah Amoi di bawah ke Hulu Sungai Selatan.

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved