TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

Sekolah Tak Boleh Jualan Seragam, Kadisdik: Kepsek Wajib Tempel Surat Edaran

Untuk seragam batik, dan baju olahraga tidak dijual di toko umum, jadi memang bisa disiapkan sekolah. Tentu seizin Dinas Pendidikan.

Sekolah Tak Boleh Jualan Seragam, Kadisdik: Kepsek Wajib Tempel Surat Edaran
TRIBUN KALTIM/RAFAN A DWINANTO
Vincero diminta memerkenalkan diri di depan kelas. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA ‑ Kasus pengaduan masyarakat, khususnya dari orangtua murid yang pernah terjadi dan telapor di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda ternyata tidak banyak.

Menurut Joko, Kasi Kurikulum SD Disdik Samarinda, kasus laporan orangtua murid yang berujung penonaktifan kepala sekolah baru terjadi kali ini.

Sebagai informasi, Joko merupakan pejabat Disdik Samarinda yang sempat ditanyai Marwah, ibu dari Vincero, bocah yang ditolak masuk sekolah di SDN 016 Sungai Pinang Samarinda.

"Ini kasus pertama, selama saya bekerja di Disdik Samarinda," ujarnya, Kamis (20/7/2017).

Polemik antara orangtua Vincero dengan pihak Kepala SDN 016 menurut Joko bisa menjadi pelajaran bagi Disdik Samarinda dalam mengawasi hal‑hal terkait pungutan sekolah.

"Tentu jadi pelajaran ke depan. Tidak ada pungutan‑pungutan lain termasuk uang gedung. Khusus seragam, memang ada dua macam, yakni seragam nasional (merah putih), serta seragam khusus sekolah," kata Joko.

Untuk seragam batik, dan baju olahraga tidak dijual di toko umum, jadi memang bisa disiapkan sekolah. Tentu seizin Dinas Pendidikan.

Sedangkan untuk seragam nasional diusahakan sendiri oleh orangtua. Apa saja langkah pencegahan yang dilakukan agar kasus serupa tidak terulang lagi?

"Kami akan membuat surat edaran untuk seluruh SD di Kota Samarinda, terkait larangan‑larangan, apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan sekolah.

Apa saja itemnya, sesuai PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Kependidikan. Ada juga Permendikbud No. 45 Tahun 2014 tentang Pakaian Seragam," katanya.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help