TribunKalteng/

Kabar Kalsel

Mesin Pemanen Padi Tak Cocok dengan Lahan, Petani Kotabaru Sewa dari Sulawesi

Hal itu terpaksa dilakukan, lantaran mesin panen dimiliki petani hanya untuk di lahan sawah yang lebih tinggi, tidak seberapa berair dan tidak berlump

Mesin Pemanen Padi Tak Cocok dengan Lahan, Petani Kotabaru Sewa dari Sulawesi
net
Ilustrasi

TRIBUNKALTENG.COM, KOTABARU - Sebagian petani sawah di wilayah Kecamatan Pulaulaut Timur Kotabaru terpaksa menyewa alat dari Sulawesi.

Petani tidak bisa menggunakan combine harvester (pemanen padi) yang mereka miliki karena berukuran kecil tidak bisa dipakai untuk di bagian lahan yang dalam.

Petani hanya bisa menggunakan mesin panen mereka untuk lahan yang tinggi atau lahan tidak berair dan berlumpur. Sebab mesin panen padi berukuran kecil tidak bisa digunakan di lahan yang dalam, karena ambles.

Agar bisa mamanen sebagian padi yang mulai masak, petani harus menyewa alat panen padi yang berukuran lebih besar milik salah seorang warga yang dibawa dari Sulawesi.

Hal itu terpaksa dilakukan, lantaran mesin panen dimiliki petani hanya untuk di lahan sawah yang lebih tinggi, tidak seberapa berair dan tidak berlumpur.

"Sementara tidak punya alat panen berukuran lebih besar. Alat yang dimiliki petani kecil, bila dipakai di lahan sawah berairan dan berlumpur ambles," kata salah seorang petani sekaligus salah satu Ketua Kelompok Tani.

Penulis: Herliansyah
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help