TribunKalteng/

Kabar Dunia

Warganya Dipaksa Bekerja ke Rusia, Kim Jong Un Tarik 90 Persen Gajinya Untuk Negara

Departemen Luar Negeri AS menyimpulkan pengiriman pekerja Korea Utara ke Rusia merupakan kasus perdagangan manusia.

Warganya Dipaksa Bekerja ke Rusia, Kim Jong Un Tarik 90 Persen Gajinya Untuk Negara
youtube
Diktator Korea Utara, Kim Jong Un mengirim puluhan ribu warga miskinnya ke Rusia untuk bekerja sebagai budak. 

Departemen Luar Negeri AS menyimpulkan pengiriman pekerja Korea Utara ke Rusia merupakan kasus perdagangan manusia.

Sekretaris Negara, Rex Tillerson bahkan menyarankan sanksi baru untuk mengatakan permasalahan tersebut.

"Sekretaris Tillerson meminta semua negara menerapkan resolusi Dewan Keamanan PBB, memutuskan hubungan diplomatik dan mengisolasi Korea Utara secara finansial, Memutuskan hubungan dagang, mengusir pekerjanya dan melarang impor dari Korea Utara", kata seorang pejabat di Departemen Luar Negeri.

Alasan resolusi internasional ini dibuat karena warga Korea Utara tidak hanya bekerja di Rusia, tetapi juga di China dan Qatar.

Pelukis dari Korea Utara yang bekerja di perusahaan dekorasi di Vladivostok mengatakan kepada New York Times, partai yang berkuasa di Korea Utara akan menyita separuh gaji bulanan para buruh.

Sementara bos konstruksi akan mengambil 20 persen.

Penulis: Restudia
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help