TribunKalteng/

Nenek Rohaya Sakit Sepulang 'Bulan Madu'

Saat perjalanan pulang nenek Rohaya mendapat perawatan di klinik Irma Iryani di Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih, pada Ka

Nenek Rohaya Sakit Sepulang 'Bulan Madu'
TRIBUN SUMSEL
Nenek Rohaya dan Selamat 

Menjadi seorang suami tentu juga menjadi pemimpin bagi istrinya.

Suami berperan besar untuk mengarahkan dan mengajak istri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Bagaimana Selamat menjadi pemimpin bagi istrinya Rohaya.

Saat berkunjung ke Graha Tribun, Rohaya sempat bercerita.

Kejadian itu usai mereka melangsungkan akad nikah awal Juli lalu.

Setelah akad nikah, penghulu memberikan nasihat untuk Selamat.

Penghulu menganjurkan Selamat untuk menjadi orang yang baik bagi istri dan taat menjalankan perintah agama.

Mendengar hal itu, nenek Rohaya juga mengingatkan Selamat.

Namun apa yang terjadi membuat Rohaya bingung.

Saat ia menyuruh Selamat untuk salat Jumat ke masjid, Selamat malah minta Nenek Rohaya untuk menemaninya.

"Saya bilang, ingat omongan pak penghulu. Jika Jumat pergi ke masjid (salat jumat). Dia malah ngajak saya," jelasnya

Rohaya sebagai orang yang lebih tua menjelaskan ke Selamat.

Bahwa dirinya itu perempuan.

Tidak salat Jumat di masjid.

Cukup salat zuhur di rumah.

"Sudah diajari," terang Rohaya.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help