TribunKalteng/
Home »

Seleb

» Gosipi

Pesinetron Itu Ditangkap Disaksikan Ayahnya

Pesinetron Ammar Zoni diamankan Tim Pemburu Narkoba Polisi Resort Metropolitan Jakarta Pusat, pada Jumat lalu (7/7/2017) di kediamannya

Pesinetron Itu Ditangkap Disaksikan Ayahnya
kompas.com
Ammar Zoni (tengah, berkostum tahanan warna hijau) ditangkap oleh Polres Metropolitan Jakarta Pusat pada Senin (10/7/2017) dengan dugaan mengonsumsi ganja dan sabu. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Pesinetron Ammar Zoni diamankan Tim Pemburu Narkoba Polisi Resort Metropolitan Jakarta Pusat, pada Jumat lalu (7/7/2017) di kediamannya di kawasan Depok, Jawa Barat.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto, pemain sinetron Anak Jalanan ini diamankan di kediamannya di Depok, Jawa Barat.

Dalam proses pengamanan tersebut, ayah Ammar Zoni juga turut menyaksikan bagaimana polisi menggeledah kamar putranya.

"Kebetulan pada saat dilakukan penangkapan juga ada di tempat tersebut," ujar Kombes Suyudi saat jumpa pers, Senin (10/7/2017).

Masih menurut Suyudi, pemain Anak Jalanan itu sudah masuk target operasi polisi sejak beberapa bulan belakangan.

"Sudah jadi target kami dalam beberapa bulan belakangan," katanya.

Sementara itu, polisi sudah mengetahui dari mana Ammar mendapatkan barang haram narkoba jenis ganja dan sabu ini.

"Narkoba didapat dari saudara BT. Masih dalam pengejaran. Sudah diketahui," ungkapnya.

Bersama Ammar dan kedua asistennya RH dan M, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu toples daun ganja kering dengan berat brutto 39,1 gram.

Selain itu, ada satu kotak kaleng merk Fossil berisi 3 bungkus kertas paper, 6 batang rokok Dji Sam Soe, satu bungkus kertas putih berisi daun ganja, satu alat hisap sabu atau bong, bekas tempat menyimpan kristal putih Narkotika jenis sabu berikut satu sedotan dan satu handphone.

Dengan barang bukti tersebut polisi menjerat pemain Anak Jalanan ini dengan Undang Undang RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika Pasal 111 ayat 1 dan 132 ayat 1 dengan ancama pidana 12 tahun penjara.

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help