TribunKalteng/

Seputar Kalsel

Pria di Kotabaru Ini Transaksi Zenith di Saat Orang Sedang Tarawih

Bukti zenith masih marak merambah hingga ke wilayah pelosok pedesaan di kabupaten Kotabaru.

Pria di Kotabaru Ini Transaksi Zenith di Saat Orang Sedang Tarawih
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
Tersangka Abdul Rahman Sidik

TRIBUNKALTENG.COM,KOTABARU - Peredaran obat keras jenis Carnophen atau Zenith di Kotabaru kian parah.

Tidak cuma di wilayah ibu kota kabupaten, peredaran Zenith di wilayah pelosok pedesaan kian memprihatikan.

Informasi berhasil dihimpun, peredaran zenith di wilayah perkotaan tak cuma marak.

Namun obat sediaan farmasi dicabut izin edarnya ini juga masih sangat mudah didapat.

Bukti zenith masih marak merambah hingga ke wilayah pelosok pedesaan di kabupaten Kotabaru.

Padahal upaya pemberantasan terus gencar dilakukan pihak kepolisian.

Seperti jajaran Kepolisian Sektor Pamukan Utara, selain menangkap pengedarnya Abdul Rahman Sidik alias Icat (35), petugas juga menyita ratusan butir zenith dari tersangka.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK melalui Kasubag Humas Tuti Sulistyowati mengatakan, tersangka ditangkap saat melakukan transaksi dengang seorang pembeli di jalan Propinsi, Km 433, Dusun Singkuh, RT 7 Desa Sengayam, Kecamatan Pamukan Barat, Senin (12/6/2017) sekitar pukul 21.00 Wita, saat di mana umat muslim sedang melaksanakan salat tarawih.

"Petugas mendapat informasi bahwa di lokasi sering dilakukan transaksi obat zenith. Atas informasi itu anggota langsung menuju lokasi ternyata benar," kata Tuti.

Saat tiba di lokasi, anggota mendapati tersangka sedang melakukan transaksi jual beli zenith.

Hasil tangkap tangan iti dkketemukan barang bukti berupa uang tunai Rp. 150.000 dan 30 butir obat zenith.

"Dilakukan pengembangan di rumah tersangka diketemukan barang bukti sebanyak 410 butir yang disimpan di bawah kayu di depan rumah," tandas Tuti. (*)

Penulis: Herliansyah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help