TribunKalteng/

Seputar Kalsel

Memaki-maki karena Ditegur Main Petasan, Pria Ini Akhirnya Dianiaya Pemuda Halong

Pelajaran bagi semua, alangkah baiknya jangan menbunyikan petasan dalam kondisi apapun, apalagi dalam kondisi ada orang yang lagi sakit

Memaki-maki karena Ditegur Main Petasan, Pria Ini Akhirnya Dianiaya Pemuda Halong
Banjarmasinpost.co.id/Elhami
Rusmadi (35) saat dirawat di rumah sakit. 

TRIBUNKALTENG.COM, PARINGIN - Pelajaran bagi semua, alangkah baiknya jangan menbunyikan petasan dalam kondisi apapun, apalagi dalam kondisi ada orang yang lagi sakit.

Akibatnya seperti yang dialami Rusmadi (35). Gara-gara perbuatannya membunyikan petasan, dia dianiaya oleh Iwin (25). Keduanya merupakan warga Desa Hauwai, Kecamatan Halong.

Informasi berhasil dihimpun, kejadian itu terjadi pada Senin (29/5/2017) pukul 21.30 Wita di Desa Hauwai, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Terjadinya tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat akibat senjata tajam ini sedang ditangani oleh pihak Polsek Halong, pasalnya pelaku usai menganiaya langsung kabur.

Kapolsek Halong, AKP Toto Herryanto menjelaskan kronologi kejadian pada pagi hari, korban sedang membunyikan petasan.

Lalu seorang warga yang menyuruh korban agar tidak menyalakan petasan di area tersebut karena ada orang yang sedang sakit.

Terus kemudian korban meninggalkan tempat tersebut.

Namun pada pukul 21.30 Wita korban datang lagi ketempat tersebut sambil mengeluarkan kata-kata kasar.

Tak lama saat pelaku mendengar adanya orang yang marah-marah dan mendatanginya dengan membawa sebilah senjata tajam.

"Dan langsung melukai korban yang mengenai bagian lengan tangan kanan, leher bagian belakang, punggung belakang sebelah kiri," ujarnya.

Menurut Kapolsek, setelah melukai korban tersangka langsung meninggalkan TKP. Kemudian korban di bawa ke puskesmas Halong untuk mendapat perawatan medis.

"Karena harus mendapatkan penanganan ekstra korban lalu dilarikan ke RSUD Balangan guna mendapat penanganan medis yg lebih intensif," katanya.

Disebutkan Kapolsek motif pelaku karena merasa terganggu, karena selain bunyi petasan mengganggu orang yang waktu itu ada yang lagi sakit juga mengeluarkan kata-kata kasar.

"Saat ini identitas serta keberadaan pelaku sudah diketahui dan personel polsek masih melakukan pengejaran dilapangan," pungkasnya. (*)

Berita ini dikutip dari BANJARMASINPOST.co.id dengan judul: Gara-gara Bunyikan Petasan, Pria Ini Dianiaya Warga

Penulis: Elhami
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help