TribunKalteng/

Yang Tertangkap KPK Itu Auditor BPK, Berikut Inisialnya!

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo membenarkan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Satgas lembaga antirasuah itu.

Yang Tertangkap KPK Itu Auditor BPK, Berikut Inisialnya!
TRIBUN/DANY PERMANA
Gedung Badan Pemeriksa Keuangan, Jalan Gatot Subroto Kav 31, Jakarta Pusat. KPK dikabarkan menangkap seorang auditor utama BPK. 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini masih memeriksa oknum pejabat auditor utama BPK yang ditangkap pada Jumat (26/5/2017).

Informasi yang dihimpun, pejabat tersebut berinisial RS.

Kini RS akan diperiksa selama 1x24 jam untuk selanjutnya ditentukan statusnya apakah dinaikkan menjadi tersangka atau tidak.

‎"OTT dilakukan di Jakarta terkait dengan Penyelenggara Negara di salah satu institusi. Kami masih periksa yang bersangkutan 1x24 jam dulu," terang Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Selain itu, Febri juga belum mau membocorkan soal OTT dilakukan terkait kasus apa dan apa saja barang bukti yang disita penyidik.

"Perkembangan selanjutnya akan diinformasikan kemudian, berikan waktu penyidik memeriksa dulu," tambahnya.

Sementara Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo membenarkan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Satgas lembaga antirasuah itu.

Agus tidak menampik KPK menangkap auditor utama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Agus akan memberikan penjelasan secara rinci mengenai OTT tersebut.

"Tunggu konpers (konferensi pers) besok," kata Agus Rahardjo saat dihubungi Tribunnews.com, Jakarta, Jumat (26/5/2917).

Berdasarkan informasi, sang auditor ditangkap usai terjadi serah terima uang.

Juru Bicara KPK Febri mengatakan pihaknya memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status yang ditangkap.

"Namun tentu kami harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Ada waktu maksimal 1 x 24 jam. Akan disampaikan perkembangannya," kata Febri saat dihubungi terpisah.

 
 

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help