TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

4 Kompi Brimob Resimen Kelapa Dua Dikirim ke Kalbar, Ada Apa ya?

Ia menegaskan bahwa adanya bantuan pasukan dari Mabes Polri diperuntukkan memang untuk melakukan pengamanan pada tanggal 20 Mei.

4 Kompi Brimob Resimen Kelapa Dua Dikirim ke Kalbar, Ada Apa ya?
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Kombes Agus Tri Heryanto saat diwawancarai awak media di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (18/5/2017) malam. Sebanyak 400 personel Brimob dari Mako Brimob Kelapa Dua didatangkan ke Pontianak untuk menjaga keamanan dan ketertiban untuk beberapa pekan mendatang. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUBU RAYA - Sebanyak 4 kompi Anggota Brimob dari Resimen Kelapa Dua akan melakukan pengamanan di Kalbar selama seminggu. Hal ini sebagai upaya aparat kepolisian, Kalbar damai terkait adanya aksi damai tanggal 20 Mei.

Dansat Brimob Polda Kalbar, Kombes Pol H. Agus Tri Heriyanto mengatakan BKO dari 4 kompi anggota brimob ini sebagai antisipasi pengamanan di Kalbar. Sebab, seluruh elemen di Kalbar mengharapkan agar Kalbar ini aman.

"Sampai sekarang ini juga, semua landai-landai saja. Polisi sendiri sangat peduli terhadap keinginan pihak yang menginginkan agar Kalbar ini aman," ujarnya dalam wawancara awak media.

Ia menerangkan pengiriman anggota brimob sebanyak 1 batalyon, dalam rangka pengamanan di sejumlah titik. Terutama di rumah radank dan Masjid Raya Mujahidin.

"Untuk sementara mereka kita floting selama seminggu kedepan mereka disini. Namun jika ekskalasi bertambah mau tidak mau akan ditambah. Mungkin bisa satu bulan kedepan," tukasnya.

Menurut Komandan Satuan Brimob Polda Kalbar, Kombes Pol H. Agus Tri Heriyanto menegaskan adanya isu-isu bahwa Pontianak tidak aman, Pontianak mengancam dan genting tidak ada.

"Selama ini, kita melakukan patroli tiap malam belum ada menemukan Pontianak tidak aman, genting dan mengancam itu tidak ada. Kita juga butuh bantuan dari masyarakat, bantuan bagaimana mengamankan daerah ini agar tetap aman," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa adanya bantuan pasukan dari Mabes Polri diperuntukkan memang untuk melakukan pengamanan pada tanggal 20 Mei.

"Tapi sampai saat ini belum ada apa-apa. Hal ini hanya sebagai antisipasi saja, agar jangan sampai Kalbar ini punya cerita dan sejarah yang bisa membuat selisih paham jadi konflik horizontal. Kita mengantisipasi jangan sampai ini terjadi. Kasihan masyarakat yang sudah mulai bangun daerahnya masing-masing," jelasnya.

Dibantu dengan aparat juga, lanjutnya supaya bisa saling percaya dengan masyarakat. "Jangan sampai dimanfaatkan sama orang-orang yang menginginkan seolah-olah pontianak ini tidak ingin maju," katanya. (Tribun Pontianak, Madrosid)

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help