TribunKalteng/

Salah Satu Prajurit TNI yang Tewas di Natuna Ternyata Kiper Andal

Kabar meninggalnya anak bungsu dari empat bersaudara pasangan Suwarman dan Yusro itu, merupakan duka mendalam bagi keluarga besarnya.

Salah Satu Prajurit TNI yang Tewas di Natuna Ternyata Kiper Andal
KOMPAS.com/ARI WIDODO
Jenazah almarhum Pratu Ibnu Hidayat saat dimasukan ke liang lahat dengan upacara militer di pemakaman umum Dukuh Dongko RT 06 RW 02, Desa Kebon Batur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jateng, Kamis (18/5/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, DEMAK - Pratu Ibnu Hidayat (25) anggota TNI dari satuan Yon Arhanud 1 Kostrad yang meninggal saat menjalani latihan PPRC TNI di Kepulauan Natuna, dikenal sebagai pribadi yang taat kepada orangtua dan tekun beribadah.

Kabar meninggalnya anak bungsu dari empat bersaudara pasangan Suwarman dan Yusro itu, merupakan duka mendalam bagi keluarga besarnya. Terlebih istri almarhum, Andriyani. Ia terlihat sangat terpukul dengan kepergian suami yang dicintainya itu.

Bahkan istri almarhum sempat menangis histeris saat jenazah suaminya tiba di rumah duka di Dukuh Dongko RT 06 RW 02, Desa Kebon Batur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jateng, Kamis (18/5/2017) pagi.

Anak semata wayang almarhum, Puput Putri (1,5) seakan ikut merasakan duka. Ia tertidur dalam gendongan sang bibi, Suwarti (37), selama kedatangan jenazah hingga prosesi pemakaman selesai.

Mastur (48), kakak pertama almarhum mengatakan, keluarga sempat terkejut begitu mendapat kabar bahwa adiknya terkena musibah saat menjalani latihan.

Sebelum berangkat latihan dua minggu lalu, adik bungsunya itu sempat berpamitan kepada ibunya agar didoakan selama mengikuti latihan.

"Dapat informasi Ibnu kena musibah, kami deg-degan. Namanya adik mas. Tidak ada firasat apa-apa. Ya cuma minta doa restu bapak dan ibu, " kata Mastur yang juga Babinsa Kuripan, Kecamatan Karangawen, Demak.

Tahun 2010 atau setahun setelah lulus SMA, Pratu Ibnu Hidayat masuk menjadi anggota TNI atas kemauannya sendiri.

Selama tujuh tahun, ia bertugas di Batalyon Arhanud 1 Kostrad Tangerang, Jawa Barat. Bersama sang istri ia pun tinggal di asrama.

Setiap ada kesempatan cuti maupun libur Lebaran, dia bersama istri dan anaknya selalu pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga.

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help