Tim Kuasa Hukum Akan Kunjungi Ahok di Mako Brimob

Salah seorang hukum Ahok, I Wayan Sudirta, mengatakan bahwa semula ia dan tim kuasa hukum lain akan mendatangi Mako Brimob pukul 10.00 WIB.

Tim Kuasa Hukum Akan Kunjungi Ahok di Mako Brimob
Repro/KompasTV
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengacungkan dua jari saat tiba di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, pascadivonis selama 2 tahun pidana penjara oleh majelis hakim dalam kasus penodaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Tim kuasa hukum Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahja Purnama (Ahok), akan mengunjungi kliennya yang ditahan di Markas Komando Brigadir Mobil (Mako Brimob) Kelapa Dua, Depok, Selasa (16/5/2017).

Salah seorang hukum Ahok, I Wayan Sudirta, mengatakan bahwa semula ia dan tim kuasa hukum lain akan mendatangi Mako Brimob pukul 10.00 WIB.

"Rencananya tadi kami mau ke Mako pukul 10.00 WIB, tetapi ini ternyata sudah mau sampai (pukul 07.50 WIB)," ujarnya ketika dihubungi Kompas.com, Selasa.

Wayan tak menyebutkan berapa anggota tim kuasa hukum Ahok yang turut mengunjungi Ahok hari ini.

"Pokoknya jumlahnya lebih dari yang tercantum di daftar (lebih dari 4 orang), yang pasti Bu Fifi (Fifi Lety Indra yang juga merupakan adik Ahok) ikut," kata dia. 

Ia enggan menjawab soal kabar yang sempat beredar mengenai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang juga disebut akan turut serta dalam rombongan tim kuasa hukum untuk menjenguk Ahok.

"Wah kalau soal itu saya tidak bisa beberkan," ucap dia. 

Menurut petugas yang berjaga di kawasan Mako Brimob, hari Selasa dan Jumat adalah hari kunjungan untuk Ahok.

Adapun Ahok ditahan di Mako Brimob sejak Rabu (10/5/2017). Ia dipindahkan ke Mako Brimob dari Rutan Cipinang dengan alasan keamanan.

Penahanan Ahok dilakukan setelah mantan Bupati Belitung Timur itu divonis 2 tahun penjara dalam kasus penodaan agama. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help