TribunKalteng/

Berita Kalteng

Kalteng Upayakan Dana Pembangun Fisik dari Berbagai Sumber, Gubernur Optimistis Dapat Rp 3 Triliun

Upaya pembangunan fisik terus dilakukan Pemprov Kalimantan Tengah dengan mengupayakan kucuran dana dalam pembangunan fisik dari berbagai sumber.

Kalteng Upayakan Dana Pembangun Fisik dari Berbagai Sumber, Gubernur Optimistis Dapat Rp 3 Triliun
Facebook/Diniecen PutraTunggal
Antrean kendaraan yang mencoba melintas jalan Tumbang Talaken-Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Upaya pembangunan fisik terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan mengupayakan kucuran dana dalam pembangunan fisik dari berbagai sumber, dan tidak hanya mengandalkan dana dari Pemerintah Pusat melalui dana APBN, tetapi juga dana APBD juga disiapkan.

Sebab, hingga Minggu (14/5), masih banyak keluhan dari masyarakat terkait, kerusakan jalan penghubung antara kabupaten dan provinsi, yang belum juga dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Dengan begitu, keluhan ini sangat mengganggu perekonomian di Bumi Tambun Bungai karena menghambat transportasi, baik barang maupun hasil perkebunan.

Satu di antara kerusakan jalan yang cukup parah dan jika musim hujan jalan terendam air yakni Jalur Pangkalanbun-Kolam sepanjang 40 kilometer yang belun ada solusinya sampai saat ini. Kerusakan jalan itu berupa jalan yang menjadi kubangan lumpur jika musim hujan seperti sekarang, setiap hari dikeluhkan pengendara yang melintas di jalur tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Leonard S Ampung mengatakan, berdasarkan pendataan yang dilakukan pihaknya ada sebanyak 1.300 kilometer jalan dalam Provinsi Kalteng, terutama jalan penghubung antar kabupaten dan provinsi yang kondisinya rusak parah dan memang harua dilakukan perbaikan.

"Kami hanya menunggu dana dari pusat, karena Pemprov Kalteng sudah mengusulkan ke Pusat," kata Leonard.

Dia mengatakan, kerusakan jalan tersebut memang cukup parah, makanya surat permintaan perbaikan atau laporan kerusakan jalan yang masuk kantornya sangat banyak, namun tentu perbaikannya menunggu anggarannya ada.

"Pemicu kerusakan itu, karena lemahnya pengawasan dari intansi terkait, untuk tonase angkutan barang yang melewati jalan," katanya.

Upaya melakukan perbaikan jalan dan sarana infrastruktur lainnya terus diupayakan oleh, Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, dengan melakukan lobi ke tingkat pusat untuk mendapatkan dana APBN dan mengoptimalkan pemasukan PAD dari berbagai sektor untuk menambah dana APBD Kalteng yang saat ini cuma mencapai Rp 1,2 triliun akan didongkrak menjadi Rp 3 triliun hingga Rp 5 triliun.

"Kami optimistis dana untuk perbaikan infrastruktur jalan maupun jembatan dan pelabuhan dan sarana lainnnya akan bisa dinaikkan dalam tahun ini. Semua sarana dan prasarana yang belum optimal diperbaiki Insya Allah akan bisa dilakukan perbaikan dalam tahun ini berlanjut ke tahun berikutnya, karena dana untuk Multiyears Kalteng mencapai Rp 3 triliun,@ ujarnya. (tur)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help