TribunKalteng/

Bocah 8 Tahun Memutuskan Bunuh Diri Setelah Dianiaya Rekan Sekolah, Ini Upaya Sang Ibu

Bocah laki-laki berusia delapan tahun memutuskan untuk bunuh diri dua hari setelah ia dipukuli teman-teman sekelasnya hingga tidak sadarkan diri.

TRIBUNKALTENG.COM, DENVER - Bocah laki-laki berusia delapan tahun memutuskan untuk bunuh diri dua hari setelah ia dipukuli teman-teman sekelasnya hingga tidak sadarkan diri.

Gabriel 'Gabe' Taye ditemukan gantung diri di kamarnya oleh sang ibu, Cornelia Reynolds pada 26 Januari lalu.

Pada saat itu petugas di Carson Elementary School (SD Carson), di Denver, Amerika Serikat (AS), mengatakan pada Cornelia bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan terjadinya penganiayaan terhadap Gabe dan saat itu Gabe hanya pingsan biasa.

Tetapi kemudian sebuah rekaman menunjukkan Gabe diserang secara brutal oleh teman-teman sekelasnya di kamar mandi sekolah.

Rekaman CCTV yang belum dipublikasikan secara umum tersebut menunjukkan seorang anak dipukuli sampai pingsan di kamar mandi.

"Mereka sedang memukuli, mengancam, dan menghina anak lain dan anak dari klienku datang."

"Sebenarnya dia mencoba untuk menjabat tangan si penyerang, kemudian si penyerang menariknya ke depan dan mendorongnya ke dinding, dia jatuh pingsan selama tujuh setengah menit," kata pengacara keluarga, Jennifer Branch.

Branch mengatakan bahwa hal tersebut perlu menjadi perhatian karena di sana terjadi lebih banyak kekerasan yang tidak dilaporkan.

Pihak SD Carson yang berada di Cincinnati, Amerika Serikat mengatakan polisi dan media melebih-lebihkan kejadian yang ada dalam video.

Mereka menolak untuk menerbitkan video penyerangan tersebut ke publik.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help