TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

Beli Ganja Asal Medan Secara Online, Lihat yang Kemudian Dialami Oknum Pegawai DPRD Samarinda Ini

Lanjut dia menjelaskan, keempatnya memasan ganja tersebut sebanyak setengah kilogram, dengan harga Rp 3,5 juta.

Beli Ganja Asal Medan Secara Online, Lihat yang Kemudian Dialami Oknum Pegawai DPRD Samarinda Ini
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Kanit Sidik Satreskoba Polresta Samarinda, Iptu Teguh Wibowo membeber barang bukti narkoba, serta pelaku yang salah satunya merupakan oknum pegawai DPRD Kota Samarinda, Jumat (12/5/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA - Satreskoba Polresta Samarinda terus melakukan pendalaman terhadap tangkapan pelaku peredaran narkoba jenis ganja, yang dilakukan pada Rabu (10/5/2017) di salah satu hotel di Jalan Pahlawan, Kota Samarinda

Saat itu kepolisian mengamankan, empat pelaku, diantaranya berinisial DP (25), JH (24), MF (25) dan CA (24).

Bahkan, salah satu pelaku merupakan oknum pegawai honorer yang bertugas sebagai Pamdal (Petugas Pengamanan Dalam) di DPRD Samarinda.

Selain mengamankan pelaku, kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa ganja yang telah terbagi menjadi beberapa poket, dengan total keseluruhan seberat 351, 95 gram.

Dari hasil pemeriksaan, keempatnya mendapatkan ganja tersebut, dengan memasan secara online ke salah satu bandar yang terdapat di Medan, Sumatera Utara.

"Mereka pesan lewat media sosial, ganja ini berasal dari Medan. Selain akan digunakan sendiri, ganja ini juga akan dijual kembali," ungkap Kanit Sidik Satreskoba Polresta Samarinda, Iptu Teguh Wibowo, Jumat (12/5/2017).

Lanjut dia menjelaskan, keempatnya memasan ganja tersebut sebanyak setengah kilogram, dengan harga Rp 3,5 juta.

Bahkan, guna dapat membeli ganja tersebut, keempatnya sampai patungan.

"Hampir mencapai setengah kilo mereka pesan ganja ini, datang ke Samarinda melalui jasa ekspedisi," tuturnya.

Sedangkan, saat dilakukan penangkapan, DP yang merupakan oknum pegawai honorer DPRD Samarinda, masih menggunakan seragam dinasnya, dan saat itu hendak mengantar ganja tersebut ke pemesan.

Dan, setelah itu DP menuntun petugas menuju kamar nomor 3105 untuk mengamankan tiga rekanya yang lain.

"Mereka pilih hotel berbintang, agar lebih aman dalam mengemas narkoba, termasuk aman dari pantauan petugas, namun kami tetap dapat amankan yang bersangkutan bersama pelaku lainnya," ungkap Iptu Teguh. (*)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help