TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

Persatuan Orang Melayu Kalbar Gelar Pawai Akbar 20 Mei 2017, Ini Tuntutannya

"Kami akan tetap melaksanakan pawai akbar. Kita antara dayak dan melayu bersaudara, tidak ada alasan menjadi konflik," ujar Agus.

Persatuan Orang Melayu Kalbar Gelar Pawai Akbar 20 Mei 2017, Ini Tuntutannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / TITO RAMADHANI
Ketua Persatuan Orang Melayu (POM) Kalbar, Agus Setiyadi. 

TRIBUNKALTENG.COM, PONTIANAK - Ketua Persatuan Orang Melayu (POM) Kalbar, Agus Setiadi menginginkan adanya mediasi dengan pihak yang bersangkutan seperti Dewan Adat Dayak (DAD) dan difasilitasi Polri yakni Polresta Pontianak Kota.

"Jika dimediasi oleh Polresta Pontianak kami akan datang, dan siap. Undang juga yang lain seperti DAD dan lainnya," katanya, Jumat (12/05/2017) usia konferensi pers di Jalan Putri Candramidi, Gang Sapta Jaya Kota Pontianak.

Menurutnya, banyak isu yang berkembang POM telah menarik diri dari aksi 20 Mei nanti.

Ia menegaskan hal tersebut tidak mewakili aspirasi POM.

"Kami akan tetap melaksanakan pawai akbar. Kita antara dayak dan melayu bersaudara, tidak ada alasan menjadi konflik," ujar Agus.

Ia mengimbau agar seluruh masyarakat, terutama suku melayu tetap menjaga kondusifitas dan tetap sejuk.

Menurutnya, niat dari aksi POM hanya ingin menuntut Gubernur Cornelis yang pidatonya diduga provokatif.

"Kita semua bersaudara, NKRI harga mati. Jangan suku ditarik untuk kepentingan pejabat ataupun pihak tertentu. Kita menjunjung tinggi keberagaman, toleransi dan semua sepanjang kondusif," katanya. (Tribun Pontianak/Ridho Panji Pradana)

 

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help