Berita Banjarmasin

Dispursip Kalsel akan Hadirkan Redaktur Budaya Kompas pada Dialog Sastra Koran

”Kami sudah menghubungi Putu Fajar Arcana, dan yang bersangkutan menyatakan kesediaannya datang ke Banjarmasin"

Dispursip Kalsel akan Hadirkan Redaktur Budaya Kompas pada Dialog Sastra Koran
dokumen
Putu Fajar Arcana 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Putu Fajar Arcana, sastrawan yang juga Redaktur Seni dan Budaya Kompas, akan dihadirkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Provinsi Kalimantan Selatan dalam acara Dialog Literasi dan Masa Depan Sastra Koran. Kegiatan yang terbuka untuk umum dan gratis ini bertempat di aula dinas di Pal 6, Banjarmasin, 20 Mei 2017 mulai pukul 09.00 – 12.00 Wita.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Selatan Hj Nurliani Dardie telah memastikan kehadiran Putu Fajar Arcana untuk mengisi kegiatan dalam rangka Hari Buku Nasional.

”Kami sudah menghubungi Putu Fajar Arcana, dan yang bersangkutan menyatakan kesediaannya datang ke Banjarmasin untuk menjadi narasumber pada acara yang berlangsung 20 Mei nanti,” jelas Bunda Nunung, panggilan perempuan yang akrab dengan kalangan sastrawan dan seniman ini, Selasa (9/5).

Dihadirkannya Putu Fajar Arcana, diharapkan dapat memberikan wawasan baru seputar literasi, termasuk dunia penulisan. ”Karena kita tahu, Putu Fajar Arcana adalah Redaktur Budaya Kompas yang menangani pemuatan karya sastra, seni dan budaya di Kompas. Jadi, tentu ini sangat menarik bagi para penulis. Kalangan umum dan mereka yang ingin terjun ke dunia kepenulisan juga mesti memanfaatkan kesempatan baik ini,” ucapnya.

Putu Fajar Arcana sendiri telah menyiapkan tulisan berjudul ”Sastra yang Berebut Ruang Hidup” yang akan dibicarakannya pada acara nanti. Dalam tulisannya ini, Can—begitu ia akrab disapa, banyak mengulas tentang karya sastra di koran, tak hanya di Indonesia, tapi juga dunia. (*)

Bunda Nunung mengharapkan kehadiran Putu Fajar Arcana ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh semua kalangan untuk menambah wawasan dalam dunia literasi, dan khususnya karya sastra.

”Tidak banyak kesempatan bagi kita bisa bertemu dengan orang-orang yang dapat berbagi pengetahuan. Dan kehadiran Putu Fajar Arcana nanti tentu adalah salah satu kesempatan yang tidak boleh dilewatkan,” tutur Bunda Nunung, yang memang telah banyak menghadirkan para penulis dan tokoh literasi nasional, seperti Asma Nadia, Habiburrahman El Siraziy mdg2 dua kali, Andy F Noya, Andrea Hirata, Iwan Setiawan, Ahmad Fuadi, Helvy Tiana Rosa, Donny Dhirgantoro dll hingga Nazwa Shihab.(syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved