TribunKalteng/

Kabar Kalimantan

Guru Honorer 4 Bulan Tak Gajian, Bupati Ini Salahkan Gubernur

Pasalnya, seluruh guru honorer tingkat SMA/SMK yang jumlahnya mencapai 300 orang belum menerima gaji.

Guru Honorer 4 Bulan Tak Gajian, Bupati Ini Salahkan Gubernur
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Bupati Berau, Muharram menyampaikan permintaan maaf kepada para guru honorer yang belum menerima gaji. 

TRIBUNKALTENG.COM, TANJUNG REDEB - Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Bupati Berau, Muharram menyampaikan permintaan maaf kepada para guru, terutama yang berstatus honorer.

Pasalnya, seluruh guru honorer tingkat SMA/SMK yang jumlahnya mencapai 300 orang belum menerima gaji.

Muharram juga mengakui, setiap hari menerima keluhan para guru berstatus honorer karena belum menerima gaji.

“Saya mohon maaf kepada guru SMA/SMK, mohon maaf karena gaji belum dibayarkan,” kata Muharram di hadapan para peserta upacara, termasuk para guru yang mengikuti upacara tersebut, Selasa (2/5/2017).

Muharram menjelaskan, Pemkab Berau telah berupaya membantu membayar gaji guru honorer.

“Kami sudah anggarkan Rp 9 miliar. Dengan catatan uang itu dikembalikan ke daerah, karena pembayaran (gaji) ini tidak dibenarkan (dilakukan oleh Pemkab Berau), karena ini kewajiban provinsi,” jelasnya.

Muharram pun secara tegas menyalhakan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak karena dianggap tak punya komitmen mensejahterakan para guru honorer.

“Sampai hari ini, gubernur masih belum mau berkomitmen. Tidak ada kesengajaan kami membuat pengajar menderita. Kalau kami paksakan membayar tanpa komitmen gubernur, bisa jadi temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” paparnya.

Sekadar diketahui, sejak awal tahun 2017 lalu, hingga saat ini para guru honorer belum menerima gaji. (*)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help