TribunKalteng/

Kalteng Kita

Lagi, ASN Gugat Gubernur Kalteng ke PTUN

Alasannya, dia menganggap telah terjadi pelanggaran administratif terkait penempatannya sebagai kepada bidang.

Lagi, ASN Gugat Gubernur Kalteng ke PTUN
Istimewa
Dahlim Banjar Nahor 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Ketidakpuasan terhadap keputusan pimpinan, kembali mmenuai reaksi dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Kalteng.

Setelah Dagut, kini giliran Dahlim Banjar Nahor, yang melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palangkaraya.

Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional di Kesbangpol Kalteng ini mendaftarkan gugatannya ke PTUN pada Kamis (20/4/2017).

Alasannya, dia menganggap telah terjadi pelanggaran administratif terkait penempatannya sebagai kepada bidang.

"Dengan posisi sekarang, secara pribadi saya jelas merasa dirugikan karena sama artinya saya sekarang berada di level ketiga sedangkan sebelumnya saya berada di pangkat tingkat madya atau evel dua," ujar Dahlim didampingi kuasa hukumnya Gideo Silaen.

Sebelum dilantik pada 6 Januari 2017, Dahlim merupakan seorang pengawas tingkat madya di Inspektorat Kalteng.

Secara ASN fungsional, posisi saat ini dianggap menurun. Padahal sesuai ketentuan, penurunan pangkat atau jabatan dapat dilakukan pimpinan apabila dianggap melakukan kesalahan atau bekerja tidak sesuai target.

"Dalam ketentuan, boleh seorang ASN di fungsional dipindah ke struktural dalam rangka promosi. Kalau jabatan sekarang, justru lebih rendah," timpal dia.

Selain itu, dia juga merasa dirugikan dari segi masa pensiun. Karir fungsional yang seharusnya masih bisa berlangsung hingga dua tahun mendatang, kini justru harus berakir pada Juli 2017 atau beberapa bulan lagi.

Dahlim menyatakan, sebelumnya sudah meneyampaikan permohonan agar posisinya dikembalikan melalui Wagub dan Pj Sekda secara langsung. Secara tertulis, hal itu juga sudah dua kali dilakukan kepda Gubernur Kalteng, tapi tidak ada tanggapan sehingga langkah gugatan hukum pun diajukannya ke PTUN.

"Dalam perkara ini, saya menjadikan Gubernur Kalteng sebagai tergugat I, Pj Sekda tergugat II dan Kepala BKD sebagai tergugat III," timpal dia. (*)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help