TribunKalteng/

Keluarga Korban Penembakan Satu Keluarga di Mobil Tuntut Keadilan

Keluarganya mengharapkan profesionalitas polisi dalam menegakkan hukum seadil-adilnya dalam kasus ini, dan jangan sampai karena oknum polisi sendiri

Keluarga Korban Penembakan Satu Keluarga di Mobil Tuntut Keadilan
kompas.com
Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga (tengah) didampingi Wakil Bupati Rejang Lebong Iqbal Bastari dan Kapolres Rejang Lebong AKBP Yogi, berbincang dengan keluarga korban dalam kunjungan, Rabu (19/4/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, REJANGLEBONG - Keluarga Surini (55) salah satu korban ‎yang meninggal akibat terjadinya peristiwa penembakan warga yang mengendarai mobil Honda City dengan nomor Polisi BG 1488 ON karena menerobos razia di Jalan Lingkar HM Suharto Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Selatan II‎ Selasa (18/4/2017) lalu meminta pihak kepolisian mengusut tuntas.

‎Ketika dikunjungi pada Rabu (19/4/2017) pukul 11. 30 WIB, di rumah duka di Desa Belitar,Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong,Provinsi Bengkulu, dipadati keluarga dan warga yang melayat.

‎Almarhumah Surini sendiri telah dimakamkan Selasa malam pukul 21.00 WIB di TPU Belitar.

Saat berbincang dengan Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga, dan Kapolres Rejang Lebong AKBP Yogi Napitupulu, dan Wakil Bupati Rejang Lebong Iqbal Bastari menyampaikan jika ‎pihak keluarga meminta agar kasus ini diusut tuntas dan adil serta tidak dicederai.

"Kami ingin keluarga tetap nuntut hukum, kami minta keadilan, jangan sekali-kali cederai hukum dengan kasus ini," ucap, Matsah, adik ipar almarhumah Surini.

Keluarganya mengharapkan profesionalitas polisi dalam menegakkan hukum seadil-adilnya dalam kasus ini, dan jangan sampai karena oknum polisi sendiri yang menjadi pelaku penembakan kemudian dilindungi oleh hukum.

"Kami ini awam soal hukum, kami minta keadilan pak, kalau memang sesuai dengan aturan hukum kami terima, kalau tidak sesuai lain cerita," ucapnya.

Seperti diberitakan, satu rombongan keluarga yang sedang melintas di Kota Lubuklinggau dengan mobil Honda City berwarna hitam BG1488ON ditembaki, Selasa (18/4/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

Rombongan terdiri dari seorang ibu, anak-anak dan cucu-cucu dengan total tujuh orang.

Akibat peristiwa ini, satu orang, yaitu Surini (55), meninggal dunia karena luka tembakan di beberapa bagian tubuhnya. Sementara itu, beberapa anaknya mengalami luka tembak, Diki (29) di bagian punggung, Indra (32) di tangan bagian kiri, Novianti (31) di lengan sebelah kanan dan Dewi Arlina (35) di lengan sebelah kir i.

Cucu Surini, Genta Wicaksono (3) mengalami luka di atas telinga sebelah kiri karena diduga terserempet peluru. Seorang anak lainnya, Galih (6), tidak mengalami luka. Rombongan keluarga ini berasal dari Desa Blitar, Kecamatan Sindang Beliti, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. (Sriwijaya Post/Candra Okta Della)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help