TribunKalteng/

Kabar Dunia

Semenanjung Korea Memanas, Jepang Siapkan Kapal dan Pesawat Militer Jemput Warganya di Korsel

Pemerintah Jepang juga memikirkan langkah untuk menampung pengungsi yang datang menggunakan perahu saat perang pecah.

Semenanjung Korea Memanas, Jepang Siapkan Kapal dan Pesawat Militer Jemput Warganya di Korsel
JUNG Yeon-Je /AFP
Seorang pria Korea Selatan menyaksikan siaran televisi yang menayangkan parade militer Korea Utara, Sabtu (15/4/2017), yang semakin memanaskan situasi di kawasan tersebut. 

TRIBUNKALTENG.COM, TOKYO - Memanasnya situasi di Semenanjung Korea mau tak mau membuat pemerintah Jepang meningkatkan kewaspadaan dan persiapan.

Dewan Keamanan Nasional Jepang dalam rapat yang digelar pada Jumat (14/4/2017), mencari langkah yang harus diambil untuk mengevakuasi 57.000 warga Jepang di Korea Selatan jika perang pecah.

Jika ketegangan semakin meningkat, sejumlah laporan mengatakan, Tokyo akan meminta izin Seoul untuk mengirimkan kapal-kapal perang dan pesawat militer serta angkutan sipil untuk menjemput warga negeri itu.

Pemerintah Jepang juga memikirkan langkah untuk menampung pengungsi yang datang menggunakan perahu saat perang pecah.

Jepang juga berusaha mengantisipasi disisipkannya para mata-mata Korea Utara dalam gelombang pengungsi itu.

Meski demikian, pemerintah Jepang khawatir semua persiapan itu akan menimbulkan kepanikan di antara warga.

Menteri Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga dalam jumpa pers mengatakan, pemerintah terus mengumpulkan informasi terkait gerakan Korea Utara tetapi menolak untuk memberikan keterangan lebih rinci.

"Saat ini, kami menjalin hubungan dengan AS dan Korea Selatan dalam hal mendesak Korea Utara tidak melakukan provokasi dan mematuhi resolusi DK PBB," kata Suga.

"Yang jelas pemerintah akan mengambil langkah yang diperlukan  demi melindungi rakyat dan aset negara ini," tambah dia.

Sebenarnya, langkah untuk merespon potensi krisis di Semenanjung Korea sudah dimulai Jepang sejak Februari lalu, setelah PM Shinzo Abe bertemu Presiden AS Donald Trump di Washington DC. (Kompas.com/Ervan Hardoko)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help