Kabar Kalimantan

Tim Mabes Polri Sita 5 Mobil Mewah dari Rumah Sekretaris Komura

Lima mobil tersebut antara lain Toyota Land Cruiser KT 1278 BK, BMW 328i KT 1278 WP, BMW 320 KT 1278 MD, Honda Jazz KT 1278 WL dan Mini Cooper B 1278

Tim Mabes Polri Sita 5 Mobil Mewah dari Rumah Sekretaris Komura
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HP
Inilah salah satu rumah mewah tersangka pungli Sekretaris Komura Samarinda Dwi Hariwinarno di Jln Harun Nafsi, Samarinda Seberang, yang digeledah oleh tim Mabes Polri dibantu personel Brimob Polda Kaltim, Rabu (12/4/2017). Petugas menyita harta (aset) yang diduga hasil pungli. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMARINDA -  Tim Bareskrim Mabes Polri terus bergerak cepat mengusut perkara kasus dugaan pungli dan pemerasan pada jasa bongkar muat di Terminal Peti Kemas Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur.

Setelah mengobok-obok kediaman Ketua Komura Jafar Abdul Gaffar, di Jk Tj Aru, Samarinda Seberang, Selasa (11/4) kemarin, siang kemarin (12/4), sekitar pukul 11.30 Wita, Tim Mabes Polri dibantu personel Brimob Polda Kaltim melakukan penyitaan harta (aset) yang diduga hasil pungli, di rumah Sekretaris Komura, Dwi Hariwinarno, Jl Harun Nasfi, Samarinda Seberang.

"Ini merupakan tindak lanjut penangan kasus pungli, yang terjadi di lokasi (TKP) awal Palaran, dan wilayah sekitar Samarinda. Kami melakukan penyitaan terhadap aset-aset yang diduga sebagai hasil kejahatan," ungkap Kasubdit I Tipideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol Hengki Haryadi, Rabu (12/4).

Dia menjelaskan, kemarin (12/4) pihaknya fokus melakukan inventarisir dan penyitaan aset di kediaman Sekretaris Komura. Namun, bukan tidak mungkin akan dilanjutkan dengan melakukan peyitaan aset tersangka lainnya.

Terdapat lima kendaraan roda empat terbilang mewah, dan lima kendaraan roda dua disita dan diamankan ke Mako Brimob, Samarinda Seberang. Lima mobil tersebut antara lain Toyota Land Cruiser KT 1278 BK, BMW 328i KT 1278 WP, BMW 320 KT 1278 MD, Honda Jazz KT 1278 WL dan Mini Cooper B 1278 ZUJ. 

"Saat ini kita konsentrasi di kediaman Dwi Hariwinarno, terdapat 5 mobil dan 5 motor yang kami sita. Selanjutnya kami bawa ke Mako Brimob. Untuk saat ini kami sita harta benda yang bergerak, dan selanjutnya sesuai hasil penyidikan, akan menyita barang-barang yang tidak bergerak," tuturnya.

Kendati telah menyita aset milik salah satu tersangka kasus mega pungli itu, kepolisian belum dapat menjelaskan berapa total aset yang akan disita. Pasalnya, kasus tersebut masih terus berkembang.

Penelusuran TribunKaltim.co di salah satu situs otomotif, harga mobil-mobil milik Dwi H jenis BMW dan Mini Cooper berkisar Rp 600 jutaan lebih, bahkan untuk mobil Toyota Land Cruiser mencapai miliaran. 

"Total aset masih terus berkembang, dan berkesinambungan. Penyidikan yang lalu mulai dari Palaran, lalu berkembang ke Muara Berau, dan tidak menuntup kemungkinan lokasi lainnya juga, sesuai dengan laporan masyarakat yang merasa dirugikan," ungkap Kombes Pol Hengki Haryadi.

"Saat ini kita sita benda yang bergerak berupa kendaraan, selanjutnya kita akan lakukan penyitaan terhadap benda yang tidak bergerak, sesuai dengan penyidikan," tambahnya. 

Halaman
12
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help